Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Concept
Attainmen Model (CAM) berpengaruh terhadap Kemampuan Berpikir Kritis
Siswa di SMA Nahdatul Ulama (NU) Palembang. Penelitian ini menggunakan
metode Eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan desain penelitian pretest- posttest control group design. Pengambilan sampel dilakukan secara teknik
sampling jenuh. Sampel penelitian ini kelas X IPA 1 dan kelas X IPA 2 di SMA
Nahdatul Ulama (NU) Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat
perbedaan kemampuan berpikir kritis pokok bahasan Animalia. Peningkatan
Kemampuan berpikir kritis dapat dilihat pada hasil sebelum menggunakan Model
pembelajaran yaitu indikator Interprestasi, Analisis, Evaluasi, Inferensi
(Kesimpulan), Eksplanasi (Penjelasan), Self-regulation (Pengaturan diri) adalah
36%, 36%, 37%, 41%, 45%, dan 46%. Sedangkan setelah menggunakan Model
Pembelajaran pada indikator interprestasi, analisis, evaluasi, inferensi
(Kesimpulan), Eksplanasi (Penjelasan), Self-regulation (Pengaturan diri) adalah
80%, 84%, 85%, 85%, 83%, dan 84%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
model pembelajaran ini dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Hasil Perhitungan statistik di peroleh nilai thitung = 3,474 dan ttabel sebesar 1,666
dengan dk (derajat kebebasan ) sebesar 73 dengan taraf signifikan 5% sehingga
thitung>ttabel yaitu 3,474>1,666 dan nilai signifikansi 0,001>0,05. Berdasarkan uji
hipotesis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh model
pembelajaran Concept Attainment Model terhadap kemampuan berpikir kritis
siswa di SMA Nahdatul Ulama Palembang.