Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy
Ratio (CAR), Inflasi dan Financing To Deposit Ratio (FDR) terhadap Non
Performing Financing (NPF). Penelitian ini merupakan penelitian dengan
menggunakan pendekatan kuantitatif yang dilakukan pada Bank Umum Syariah
(BUS) yang terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Populasi dalam
penelitian ini adalah Bank Umum Syariah (BUS) berjumlah 13 bank. Teknik
sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh yaitu teknik
penentuan sampel yang semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Data
yang digunakan adalah laporan keuangan bulanan Bank Umum Syariah periode
2015-2017. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan Capital
Adequacy Ratio (CAR), Inflasi dan Financing To Deposit Ratio (FDR)
berpengaruh terhadap Non Performing Financing (NPF).