Abstract :
Penelitian ini untuk menguji pengaruh kompetensi kerja, motivasi kerja,
lingkungan kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Fokus penelitian
ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari variabel-variabel bebas terhadap
kinerja karyawan. Dalam penelitian ini, sampel yang diambil sebanyak 33
responden. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik yang
digunakan dalam pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Jenis data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik
pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data pada penelitian
ini adalah menggunakan analisis deskriptif, asumsi klasik dan regresi linier
berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial: (1) kompetensi kerja
(X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, hal ini
dibuktikan dari nilai signifikansi 0,001 lebih kecil dari 0,05 (?) dan nilai t-hitung
(3,764) > t-tabel (1,70113). (2) motivasi kerja (X2) tidak berpengaruh terhadap
kinerja karyawan, hal ini dibuktikan dari nilai signifikansi 0,097 lebih besar dari
0,05 (?) dan nilai t-hitung (-1,715) < t-tabel (-1,70113). (3) lingkungan kerja (X3)
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, hal ini dibuktikan
dari nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05 (?) dan nilai t-hitung (4,412) > t?tabel (1,70113). (4) kepuasan kerja (X4) berpengaruh negatif dan signifikan
terhadap kinerja karyawan, hal ini dibuktikan dari nilai signifikansi 0,021 lebih
kecil dari 0,05 (?) dan nilai t-hitung (-2,435) < t-tabel (-1,70113).
Hasil penelitian juga membuktikan bahwa uji F menunjukkan adanya
pengaruh positif dan signifikan antara variabel kompetensi kerja, motivasi kerja,
lingkungan kerja dan kepuasan kerja secara bersama/simultan terhadap kinerja
karyawan pada PT Sinar Niaga Sejahtera Cabang Prabumulih. Penelitian ini juga
menunjukkan bahwa nilai R2 sebesar 0,733, hal ini menunjukkan bahwa besarnya
pengaruh variabel kompetensi kerja, motivasi kerja, lingkungan kerja dan
kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan sebesar 73,3% sedangkan sisanya
26,7% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model regresi.