Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, kepuasan
kerja, kompensasi terhadap kinerja karyawan serta pengaruh motivasi kerja dan
kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan yang dimoderasi kompensasi. Sampel
dalam penelitian ini sebanyak 96 responden yang diambil dari unit kerja bagian
produksi blanket basah dengan metode area probability sampling dengan populasi
karyawan PT Prasidha Aneka Niaga Tbk Palembang. Adapun metode penelitian
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan metode
analisis regresi dan diolah dengan menggunakan software SPSS versi 24.0.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji validitas, uji reliabilitas,
transformasi data dengan method success interval (MSI), uji normalitas, uji
linearitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, analisis regresi berganda
dengan MRA, koefisien determinasi R2
, uji simultan F, dan uji parsial t.
Data kusioner telah ditransformasikan dari skala ordinal menjadi skala interval
dengan method success interval (MSI) dan telah memenuhi uji asumsi
klasik.Berdasarkan hasil analisis pada model persamaan 1 diketahui bahwa
variabel independen yaitu motivasi kerja (X1) dan kepuasan kerja (X2)
berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen yaitu kinerja karyawan (Y).
Pada model persamaan 2 diketahui bahwa variabel kompensasi (Z) tidak
berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y), hal tersebut menunjukkan
bahwa kompensasi merupakan variabel pure moderator. Hasil pada model
persamaan 3 diketahui bahwa variabel moderating kompensasi berhasil
memoderasi (memperkuat) hubungan antara motivasi terhadap kinerja karyawan
sebesar 3,399 dengan sig. 0,001 < 0,05 dan variabel kompensasi berhasil
memoderasi (memperlemah) hubungan antara kepuasan kerja terhadap kinerja
karyawan sebesar -4,578 dengan sig. 0,000 < 0,05. Dari hasil penelitian ini
diketahui bahwa nilai koefisien determinasi (R2
) dengan kompensasi sebagai
variabel moderating diperoleh nilai R2
sebesar 0,646. Hasil tersebut
mengindikasikan bahwa 64,6% kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel
independen dan variabel moderating yang diteliti dalam penelitian ini dan sisanya
35,4% dijelaskan oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam
penelitian ini.