Abstract :
Akuntansi lingkungan adalah bidang ilmu akuntansi yang berfungsi
mengidentifikasi, mengakui, mengukur, menyajikan, dan mengungkapkan
akuntansi lingkungan.Dalam hal ini, pencemaran dan limbah produksi merupakan
salah satu contoh dampak negative dari operasional perusahaan yang memerlukan
system akuntansi lingkungan sebagai control terhadap tanggung jawab
perusahaan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis
bagaimana perlakuan akuntansi atas biaya lingkungan yang mencakup bagaimana
perusahaan mengidenfikasi, mengakui, mengukur, menyajikan dan
mengungkapkan biaya lingkungan dalam laporan keuangan.Penelitian dilakukan
di PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) PPKS Unit Usaha Betung.
PT Perkebunan Nusantara VII (Persero) PPKS Unit Usaha Betung telah
melakukan kontribusi dibidang lingkungan akan tetapi belum diwujudkan
sepenuhnya hal ini terlihat dari biaya lingkungan belum dipisahkan sebagai
pendukung untuk pengelolaan lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian
kualitatif.Dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data
primer diambil dengan cara wawancara mengenai tata cara perlakuan akuntansi
yang ada di perusahaan dan data sekunder yang diambil dari dokumentasi berupa
laporan keuangan perusahaan. Teknik analisis data dalam penelitian ini
menggunakan analisis deskriptif komparatif mendeskripsikan temuan kemudian
akan dianalisis perlakuan akuntansi atas biaya pengelolaan limbah, selanjutnya
dibandingkan dengan PSAK..
Hasil dari penelitian ini menunjukkan perusahaan sudah cukup baik
dalam perlakuan akuntansi biaya lingkungan hanya saja biaya lingkungan tersebut
masih disajikan bergabung dengan biaya administrasi dan umum selain itu,
pengungkapannya dalam catatan atas laporan keuangan belum disajikan secara
rinci dan belum mengungkapkan kebijakan-kebijakan yang diambil perusahaan
tentang biaya tersebut.