Abstract :
Media peta dan media denah merupakan media yang wajib digunakan pada
mata pelajaran berbasik letak lokasi suatu wilayah, seperti geografi, ilmu
pengetahuan sosial, dan sejarah kebudayaan islam. Masalah yang timbul adalah
minimnya penggunaan media peta dan denah pada mata pelajaran sejarah kebudayaan
Islam di MAN 2 Palembang padahal dengan menggunakan media peta dan denah
materi tentang letak lokasi suatu wilayah dapat dijelaskan dengan mudah jika
menggunakan media peta dan denah, untuk membuktikan adanya perbedaan hasil
belajar siswa antara siswa yang diajarkan dan yang tidak diajarkan dengan
menggunakan media peta dan denah maka penelitian ini dirasa penting untuk
dilakukan.
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana hasil belajar siswa
yang diajarkan dengan menggunakan media peta dan denah?. Bagaimana hasil belajar
siswa yang tidak diajarkan dengan menggunakan media peta dan denah?. Bagaimana
perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media peta dan media denah dan
hasil belajar siswa yang tidak mengunakan media peta dan media denah dalam mata
pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
apakah penggunaan media peta dan denah pada mata pelajaran sejarah kebudayaan
islam dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan kegunaan penelitian ini adalah
untuk menjelaskan bahwa media peta dan denah masih tergolong efektif digunakan
dalam pembelajaran pada kurikulum 2013.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen yang menggunakan
teknik Posttest only kontrol group design. Teknik pengumpulan data dilakukan
dengan observasi, wawancara, dan tes. Observasi digunakan peneliti untuk
mengamati aktifitas siswa. Wawancara untuk merefleksi pembelajaran dan
mengetahui informasi mengenai data awal penggunaan media peta dan denah pada
mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam sebagai latar belakang masalah dari
penelitian. Tes adalah salah satu alat evaluasi untuk membedakan hasil belajar siswa
antara kelas eksperimen dan keas kontrol. Teknik analisis data dalam penelitian ini
menggunakan t-test untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar siswa antara
yang menggunakan media peta dan denah dan tidak menggunakan keduanya.
Hasil penelitian ini yaitu ada perbedaan yang signifikan antara kelas
eksperimen dan kontrol. Dilihat dari mean dari post-test kelas kontrol 90,95 dan mean
post-test pada kelas kontrol 52,81 nilai mean pada kelas eksperimen lebih tinggi dari
pada nilai mean pada kelas kontrol. Hal ini menunjukkan memang benar media peta
dan denah dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Untuk mengetahui seberapa besar
perbedaan antara kelas eksperimen dan kontrol maka dilakukan uji statistik t-test.
Dari hasil uji t test membuktikan bahwa hasil thitung lebih besar dari pada ttabel baik
pada taraf signifikan 5% dan 1% (2,00<16,58>2,65). Hal ini menunjukkan bahwa
?ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar yang diajarkan dengan yang tidak
diajarkan menggunakan media peta dan denah?.