Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi putri malu (Mimosa pudica L)
sebagai larvasida nyamuk Culex quinquefasciatus. Penelitian ini menggunakan
metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 6
perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan tersebut terdiri dari (Riyanto, 2004):
tanpa perlakuan 0 gr/100 ml (kontrol -); abate 0,4 gr/100 ml (kontrol +); perlakuan
(P1) 0,1 gr/100 ml; perlakuan (P2) 0,2 gr/100 ml; perlakuan (P3) 0,3 gr/100 ml;
perlakuan (P4) 0,4 gr/100 ml. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah
angka kematian larva Culex quinquefasciatus, apabila larva tidak bergerak maka
larva tersebut digolongkan mati. Analisis yang digunakan pada penelitian ini
adalah One Way Anova dengan menggunakan aplikasi software, yaitu SPSS
statistics 22. Untuk mengetahui adanya potensi serbuk putri malu (Mimosa
pudica L) terhadap angka kematian larva nyamuk Culex quinquefasciatus dapat
dilihat dari nilai signifikasinya. Jika nilai siginifikasinya kurang dari 0,01 berarti
perlakuan berpengaruh sangat nyata, maka akan dilakukan uji lanjut. Uji lanjut
yang digunakan adalah uji Duncan.Dari hasil penelitian yang telah dihitung
dengan uji One Way Anova membuktikan adanya pengaruh pemberian serbuk
putri malu (Mimosa pudica L) terhadap kematian larva nyamuk Culex
quinquefasciatus instar III. Pengaruh yang terjadi dapat dilihat pada nilai
signifikasinya < 0,01 berarti serbuk putri malu (Mimosa pudica L) berpengaruh
sangat nyata terhadap kematian larva nyamuk Culex quinquefasciatus instar III.
Penelitian ini juga akan digunakan sebagai media pembelajaran berupa poster
pada pembelajaran biologi di SMA/MAkelas X semester II pada Materi Pokok
Plantae Kompetensi Dasar 3.7 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk
menggolongkan tumbuhan ke dalam divisio berdasarkan pengamatan morfologi
dan metagenesis tumbuhan serta mengaitkan peranannya dalam kelangsungan
kehidupan di bumi.