Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal dasar yang menjadi
keunggualan sekolah khususnya pada bidang kehumasannya yang dapat
mengembangkan citra yang baik dimasyarakat sehingga sekolah mendapat
kepercayaan (trust) masyarakat sebagai lembaga pendidikan dinilai mampu
memberikan pelayanan pendidikan yang maksimal terhadap para siswanya. Judul
penelitian ini adalah ?Strategi humas dalam upaya meningkatkan penerimaan
peserta didik? memiliki rumusan masalah bagaimana strategi humas dalam sebuah
lembaga pendidikan, serta apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi implementas
strategi humas di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik
wawancara, observasi dan dokumentasi.
Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa.
Strategi humas yang dilakukan SMA N 2 Sungai Lilin yaitu berupa kegiatan?kegiatan yang bersifat langsung maupun tidak langsung dengan publik internal
dan eksternal sekolah. Kegiatan langsung humas dengan publik internal berupa
rapat dewan guru, upacara sekolah, karya wisata/rekreasi bersama, penjelasan
lisan pada berbagai kesempatan pertemuan. Kegiatan tidak langsung berupa
penyampaian informasi melalui surat edaran, penggunaan papan pengumuman
sekolah, penyelenggaraan majalah dinding. Kegiatan kepada publik ekternal
berupa gambaran sekolah melalui murid, rapat dengan orang tua, pameran sekolah
atau pentas seni, open house, kunjungan ke rumah murid, kegiatan
ekstrakurikuler.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa faktor
pendukung dan penghambat strategi humas di SMA N 2 Sungai Lilin, Fator
pendukung yaitu berupa media penyampaian informasi serta pengetahuan dan
kecakapan praktisi humas dalam menyampaikan informasi. Serta terdapat pula
faktor yang menjadi penghambat dala pelaksanaan program-program atau strategi?strategi humas SMA N 2 Sungai Lilin. Yaitu berupa feedback komunikan yang
sering terlambat atau kurang dapat memahami isi informasi dengan baik serta
persaingan dengan lembaga-lembaga pendidikan yang lain.