Abstract :
Pengetahuan masyarakat tentang keberadaan pegadaian syariah masih
minim karena pegadaian syariah terbilang masih baru dan kantor cabang
syariahnya pun masih terbilang sedikit, tetapi pertumbuhan pegadaian syariah
menunjukkan peningkatan yang pesat. Dalam menarik minat nasabah, terdapat
beberapa faktor lain yang mempengaruhinya seperti kebutuhan yang mendesak
yang memerlukan proses pencairan dana yang cepat, nasabah yang menginginkan
transaksi gadai tanpa adanya unsur ribawi (bunga) didalamnya, dan lain
sebagainya. Oleh karena itu peneliti melakukan studi komparasi strategi promosi
produk gadai emas pada pegadaian konvensional dan pegadaian syariah.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan
menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini
merupakan penelitian yang diambil dari data primer dan skunder, yaitu data pokok
yang diambil dengan menggunakan study lapangan dan diambil dari literaturliteratur
yang berkaitan dengan masalah yang diteliti, lalu dikumpulkan
menggunakan teknik koleksi atau dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian
pada tahap berikutnya data di analisis dan pada akhirnya diambil suatu
kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian ini Pegadaian Konvensional Cabang Kenten
dalam mempromosikan produk menggunakan strategi pemasaran dan promosi
melalui media cetak dan media elektronik serta melakukan program door to door
dan melakukan seminar di kantor camat untuk mempromosikan produk-produk
yang ada dipegadaian. Sedangkan pegadaian syariah simpang patal dalam
mempromosikan produk gadai menggunakan strategi dalam bidang produk
menjadi ARRUM (untuk usaha mikro kecil) dan strategi dalam bidang promosi
seperti melalui periklanan, publisitas, penjualan pribadi dan menjadi sponsor
dalam acara-acara tertentu.