Abstract :
Model pengembangan yang digunakan adalah metode penelitian dan
pengembangan dengan model yang dikembangkan oleh Tessmer bernama evaluasi
formatif (Formative Evaluation) yang terdiri dari 5 tahapan yaitu: self evaluation,
export review, one-to-one, small group, dan field test. Penelitian ini bertujuan
untuk : 1) mengembangkan bahan ajar berbasis komik pada tema 4 ?keluargaku?
subtema 1 untuk siswa kelas I SD/MI, 2) menguji bahan ajar berbasis komik peda
tema 4 ?keluargaku? subtema 1 untuk siswa I SD/MI yang praktis, 4) menguji
bahan ajar berbasis komik pada tema 4 ?keluargaku? subtema 1 untuk siswa kelas
I SD/MI yang efektif. Pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi,
angket, dan tes. Uji validasi data menggunakan angket pada tahap expert review
dan one-to-one evaluation. Uji kepraktisan data menggunakan angket pada tahap
small group, sedangkan uji efektivitas menggunakan tes dan field test. Subjek
penelitian ini yaitu kelas I MI Adabiyah 2 Palembang dengan jumlah 36 peserta
didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis komik pada tema
4 ?keluargaku? subtema 1 untuk siswa kelas I SD/MI dikategorikan valid, praktis,
dan efektif. Hal ini dapat dilihat dari (1) penilaian hasil angket validasi pada tahap
expert review dan oneto-one dengan rata-rata skor 93 sehingga dikategorikan
sangat valid, (2) penlilaian angket kepraktisan pada tahap small group dengan
ratarata skor 89 sehingga dikategorikan sangat praktis, dan (3) penilaian hasil tes
keefektifan pada tahap field test dengan rata-rata skor 96 sehingga dikategorikan
sangat efektif.
Kata Kunci: penelitian pengembangan, bahan ajar, komik