DETAIL DOCUMENT
KEDUDUKAN PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF POLITIK GENDER (STUDI ATAS WAKIL WALIKOTA PALEMBANG FITRIANTI AGUSTINDA)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Author
Pratiwi Harianti, Dita
Subject
Ilmu Politik 
Datestamp
2021-08-31 05:18:50 
Abstract :
Keterwakilan perempuan dalam perpolitikan dapat diliihat di Provinsi Sumatera Selatan karena menjadi salah satu provinsi terbesar yang ada di Indonesia, Sumatera Selatan sudah memberikan tempat bagi kaum perempuan untuk dapat terlibat dalam dunia politik. Keterwakilan kaum perempuan di ruang eksekutif dapat dilihat seperti wakil walikota Palembang Fitrianti Agustinda. Fitrianti Agustinda menjadi wakil walikota perempuan pertama di kota Palembang hal ini dilihat dari sejarah pemerintahan kota palembang belum ada tradisi kaum perempuan menjadi pemimpin politik selain itu terdapat faktor tradisi zaman dahulu yang membuat kaum perempuan tidak dapat menjadi seorang pemimpin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kedudukan Perempuan Dalam Perspektif Politik Gender pada Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer ialah : Tokoh Masyarakat Kota Palembang. Sumber data Sekunder berupa buku, jurnal dan internet. Teori yang digunakan adalah teori gender yang terdiri dari nature,nurture dan equilibrium. Hasil penelitian ini ialah dalam masyarakat palembang yang bermayoritaskan agama islam perempuan belum pernah menjadi pemimpin dan dalam islam kedudukan perempuan menjadi seorang pemimpin sebenarnya tidak masalah namun menurut pandangan ulama perempuan itu tidak boleh menjadi seorang pemimpin ketika masih ada laki-laki yang dapat menjadi seorang pemimpin. Akan tetapi secara umum sudah banyak perempuan menjadi seorang pemimpin baik di legislatif maupun eksekutif seperti halnya wakil walikota Palembang. Awalnya kehadiran wakil walikota perempuan masih dianggap langkah oleh masyarakat karena pemimpin ittu biasanya laki-laki namun seiring berjalan waktu pemikiran masyarakat mulai terbuka dan mulai menerima kedudukan perempuan menjadi seorang pemimpin serta memberikan kesempatan agar perempuan dapat bekiprah di dunia politik sama dengan kaum laki-laki.? 
Institution Info

Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang