Abstract :
Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi Aksi Mahasiswa
Menuntut Tindakan Represif Aparat Kepolisian (Studi Kasus Aksi
Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang 3 Oktober 2019 Di
Depan Mapolda Sumsel). Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui bagaimana strategi komunikasi aksi mahasiswa
menuntut tindakan represif aparat kepolisian dengan studi kasus
aksi mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang tanggal 3 oktober
2019 di depan Mapolda Sumsel. Penelitian ini menggunakan teori
Strategi Komunikasi dan Aksi Mahasiswa Andik Matulessy Aksi
Mahasiswa adalah perilaku kolektif dari sekumpulan individu
dalam waktu yang relatif lama, terorganisir dan mempunyai tujuan
untuk mengadakan perubahan struktur sosial yang dianggap tidak
memenuhi harapan, serta memunculkan kehidupan yang lebih
baik. Timbulnya gerakan mahasiswa dikarenakan kondisi politik
dan ekonomi yang tidak stabil. Tipe penelitian ini adalah deskriptif
dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian
ini yakni wawancara terhadap Mahasiswa dan yang berpengaruh
besar seperti Presiden Mahasiswa dan Koordinator Aksi.
Sedangkan data sekunder dari penelitian ini dari berbagai
penelitian terdahulu, jurnal, serta berita atau laporan yang terkait
dengan aksi mahasiswa menuntut tindakan represif aparat
kepolisian tanggal 3 Oktober 2019 di depan Mapolda Sumsel.
Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui teknik
wawancara dan dokumen.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
strategi komunikasi dalam aksi mahasiswa itu sangat penting, jika
dalam sebuah aksi demonstrasi yang bergerak dengan cara
dadakan dan spontanitas tanpa adanya tahapan-tahapan yang
matang, maka hasilnya tidak akan maksimal dan apa yang menjadi
tuntutan belum tentu tersampaikan dengan baik, bahkan hal yang
paling ditakutkan yaitu aksi tersebut akan berujung pada tindakan
anarkis yang akan merugikan Bangsa dan Negara.