Abstract :
Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Banyuasin telah dilaksanakan pada tahun 2018 yang diikuti oleh 5 pasang calon Bupati dan Wakil Bupati salah satunya adalah Buya Husni Thamrin Madani ia adalah seorang kiai dan pimpinan pondok pesantren Qodratullah oleh karena itu hal ini menarik untuk diteliti. Penelitian ini berjudul Kiai dan Pilkada ( studi motivasi keterlibatan Buya H.M Husni Thamrin
Madani pada pilkada Kabupaten Banyuasin tahun 2018). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa motivasi Buya H.M Husni Thamrin Madani untuk mengikuti pencalonan pemilihan kepala Daerah khususnya di Kabupaten Banyuasin pada tahun 2018 yang lalu dan untuk mengetahui pendapat santri terhadap keterlibatan Buya H.M Husni Thamrin Madani dalam pemilihan Kepala
Daerah Kabupaten Banyuasin 2018. Objek dalam penelitian ini yaitu Buya H.M Husni Thamrin Madani yang terlibat dalam Pilkada Kabupaten Banyuasin tahun 2018 dan para santri Pondok Pesantren Qodratullah Langkan Banyuasin. Teori
yang digunakan adalah teori Mc. Clelland. Dalam teori terdapat 3 unsur utama seseorang dalam melakukan kegiatan sosial nya 1. Motif berkuasa 2. Motif berafiliasi 3. Motif berprestasi. Tipe penelitian ini adalah deskriptif denganpendekatan kualitatif yaitu peneltian berdasarkan lapangan. Sumber data primer
dan informasi diperoleh melalui wawancara dengan Buya H.M Husni Thamrin Madani serta santri dan masyarakat. Sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini berupa berita online, gambar, lampiran, gambar serta dokumen. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara tehnik wawancara
mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan Motif H.M Buya Husni Thamrin Madani mengikuti Pencalonan bupati Kabupaten Banyuasin adalah karena 1. Adanya keinginan untuk menjadi pelayan dan memiliki pengaruh
terhadap orang lain. 2. Adanya dorongan dari sejumlah kelompok masyarakat yang memepercayakan kepadanya maju sebagai Calon Bupati Banyuasin. 3. Meningkatkan prestasi yang telah Buya Husni capai selama ini.