Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada investor dan emiten
sektor keuangan, mengenai adanya pengaruh indikator-indikator makro ekonomi
terhadap Indeks Sektor Properti di Pasar Modal Indonesia.
Metodologi Penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif (time series)
dengan data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia, Bank Indonesia dan
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Periode penelitian dimulai dari tahun
2011 hingga tahun 2013. Pengambilan sample dengan metode purposive sampling
yakni data bulanan dari Kurs, BI Rate, Inflasi dan Indeks Sektor Properti selama
periode bulan Januari tahun 2011 sampai dengan bulan Desember tahun 2013.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel bebas terdiri
dari Kurs, BI Rate dan Inflasi secara bersama-sama memiliki hubungan yang signifikan
terhadap variabel terikatnya yaitu Indeks Sektor Properti. Sedangkan secara parsial
variabel bebas Kurs dan Inflasi berpengaruh signifikan secara positif terhadap Indeks
Sektor Properti. Sementara untuk variabel BI Rate berpengaruh signifikan secara
negatif terhadap Indeks Sektor Properti. Koefisiensi determinasi dari penelitian ini
menunjukkan angka sebesar 70,1% hal ini memperlihatkan bahwa variasi variabel
bebas Kurs, BI Rate dan Inflasi mampu mempengaruhi variasi naik turunnya variabel
terikat Indeks Sektor Properti sebesar 70,1%, sedangkan sisanya sebesar 29,9%
dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya diluar Kurs, BI Rate dan Inflasi.