DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DAN FASILITAS DENGAN KEPUASAN PASIEN OPERASI BEDAH SARAF RUMAH SAKIT CIPTO MANGUNKUSUMO JAKARTA PUSAT
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta
Author
Megawati
Subject
Manajemen Pemasaran 
Datestamp
2023-10-06 07:28:45 
Abstract :
Rumah sakit merupakan sarana kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara merata dengan mengutamakan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan yang dilaksanakan secara serasi dan terpadu. Rumah sakit berupaya melakukan peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit dalam suatu tatanan rujukan serta dapat dimanfaatkan untuk pendidikan tenaga kesehatan dan penelitian. Rumah sakit saat ini bersaing dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu yang berorientasi pada kepuasan pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dan fasilitas dengan kepuasan pasien Operasi Bedah Saraf Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat. Teknik yang digunakan adalah Purposive Sampling yaitu pengambilan sampel dipilih berdasarkan adanya pertimbangan tertentu, pertimbangan dalam pengambilan sampel ini adalah pasien yang melakukan operasi Departemen Bedah Saraf Bagian Pelayanan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat. Jadi, responden untuk penilaian ini sebanyak 100 orang responden. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa secara parsial terdapat hubungan positif yang signifikan antara variabel kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien, artinya jika kualitas pelayanan dapat diberikan dengan baik, maka kepuasan pasien dapat terpenuhi. Secara parsial terdapat hubungan positif yang signifikan antara variabel fasilitas dengan kepuasan pasien, artinya jika fasilitas dapat diberikan dengan baik, maka kepuasan pasien dapat terpenuhi. Secara simultan terdapat hubungan positif yang signifikan antara kualitas pelayanan dan fasilitas dengan kepuasan pasien, artinya jika kualitas pelayanan dan fasilitas secara bersama-sama dapat diberikan dengan baik, maka kepuasan pasien dapat terpenuhi. Hubungan antara kualitas pelayanan dan fasilitas dengan kepuasan pasien adalah lemah sebesar 0,345 dengan hubungan yang bersifat positif atau searah, dalam arti jika kualitas pelayanan dan fasilitas secara bersama- sama dapat diberikan dengan baik, maka kepuasan pasien dapat terpenuhi 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta