Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan Kinerja Syariah
Bank Umum Syariah Indonesia dengan Bank Umum Syariah Malaysia berdasarkan
metode Maqashid Syariah Index selama periode tahun 2017- 2019.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan
kuantitatif. Pengukuran Kinerja Syariah dilakukan dengan menggunakan metode
Maqashid Syariah Index. Populasi dari penelitian ini adalah Bank Umum Syariah
Indonesia dan Malaysia selama periode 2017 sampai dengan 2019. Pengambilan
sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh
sampel sebanyak 10 bank umum syariah yang terdiri dari dari 5 Bank Umum
Syariah Indonesia dan 5 Bank Umum Syariah Malaysia. Data yang digunakan pada
penelitian ini berupa data sekunder. Metode pengumpulan data dengan
mengumpulkan data melalui situs resmi Bank Indonesia (www.bi.go.id) dan Bank
Negara Malaysia (www.bnm.gov.my) serta website masing-masing bank umum
syariah Indonesia dan Malaysia. Data dianalisis dengan menggunakan statistik
deskriptif dan uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney Test.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Bank umum syariah Indonesia
dan Malaysia terdapat perbedaan pada Jalb al Maslaha sedangkan pada Tahdzib al
Fard dan Iqamah al-adl tidak terdapat perbedaan dalam menerapkan dimensi
Maqashid Syariah Index tersebut. (2) Kinerja Syariah Bank Umum Syariah
Indonesia lebih baik dari sisi dari Iqamah al-adl sedangkan kinerja Bank Umum
Syariah Malaysia lebih baik dari dari sisi Tahdzib al Fard dan Jalb al Maslaha
dalam menerapan dimensi Maqahid Syariah Index tersebut.
Kata Kunci : Kinerja Syariah, Bank Syariah , Maqashid Syariah Index,
Tahdzib al Fard, Iqamah al-adl, Jalb al Maslaha.
The purpose of this research is to know the comparison of financial
performance of Islamic Bank in Indonesia and Islamic Bank in Malaysia based on
Maqashid Syariah Index method for the 2017 - 2019 period.
This research uses descriptive quantitative appraoach. Measurment of
Sharia performance is ried out using Maqashid Sharia Index method. The
population in this study were Indonesian Islamic Banks and Malaysian Islamic
Banks period 2017 to 2019. Sampling was done by purposive sampling technique,
then obtained a sample of 10 islamic banks consisting of 5 Indonesian Islamic
Banks and 5 Malaysian Islamic Banks. The data used in this study are secondary
data. Data was collected by official website of Bank Indonesia (www.bi.go.id) and
Bank Negara Malaysia (www.bnm.gov.my) , and official website of Islamic Banks
in Indonesia and Malaysia. The data were analyzed using descriptive statistics, and
hypothesis testing using Mann-Whitney Test.
The results of this study showed that 1) Islamic Banks in Indonesia and
Malaysia have differences in Jalb al Maslaha, while the Tahdzib al Fard and
Iqamah al-adl haven’t difference on the dimension of Maqashid Syariah Index., 2)
The Sharia performance of Indonesian Islamic Banks have better performance
based on Iqamah al-adl, while the performance of Malaysian Islamic Banks have
better performance based on Tahdzib al Fard and Jalb al Maslaha on the dimension
of Maqashid Syariah Index.
Keywords : Sharia Performance, Islamic Bank, Maqashid Syariah Index,
Tahdzib al Fard, Iqamah al-adl, Jalb al Maslaha.