DETAIL DOCUMENT
PERANAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) UNTUK MENCEGAH RISIKO FRAUD PADA BPR (BANK PERKREDITAN RAKYAT) (Studi Kasus Pada BPR Saudarakita Karawang) ROLE OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TO PREVENT FRAUD RISK IN BPR (Rural Banks) (Case Study at B
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta
Author
Dermawan, Rizky Putra
Subject
Akuntansi Keuangan 
Datestamp
2022-08-29 06:00:09 
Abstract :
BPR (bank perkreditan rakyat) merupakan pelayanan jasa di bidang perbankan yang mengarah ke pendapatan rakyat menengah kebawah. BPR juga tidak lepas dari masalah fraud yang bisa terjadi. Di BPR kasus fraud terjadi dikarenakan kurangnya pengawasan dari pihak internal tersendiri, dari khasus yang yang sering terjadi pihak yang melakukan fraud biasa sudah berpengalaman dan mengetahui seluk beluk dari posisi yang ditempati, dan dari sini terlihat kalau penerapan good corporate governance tidak diterapkan dengan baik. Dalam yang dibuat oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yaitu POJK No.4/POJK.03/2015. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif yang merupakan berfokus pada wawancara unsure Audit Intern dalam mengawasi penerapangood corporate governance untuk melihat bagaimana pengaruh dari unsur tersebut dapat mencegah fraud. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terbukti good corporate governance sangat bisa mencegah terjadinya fraud jika dijalankan dengan benar. Fungsi adanya SOP (Standar Oprasional Perusahaan) juga penting untuk menjadi acuan dalam menerapkan sistem good corporate governance yang baik. Adanya kasus fraud di bagian collector juga terjadi pada BPR Saudarakita karena tidak adanya acuan standar dalam melaksanakan pekerjaannya. Serta tanggung jawab juga tidak lepas dari penagawasan Peranan Good Corporate Governance (GCG) Untuk Mencegah Risiko Fraud Pada BPR (bank perkredita rakyat) (Studi Kasus Pada BPR Saudarakita Karawang) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia ? Tahun 2021 1 dewan direksi dan dewan komisaris dalam memantau dan menilai kinerja BPR. Kata Kunci: Good Corporate Governance, Fraud, BPR, POJK BPR (bank perkreditan rakyat) is a service in the banking sector that leads to lower middle class income. BPR also can not be separated from the problem of fraud that can occur. In BPR Fraud cases occur due to a lack of supervision from internal parties, from the typical case those who commit fraud usually have experience and know the ins and outs of the position occupied, and from this it can be seen that the implementation of good corporate governance is not implemented properly. In what was made by OJK (Otoritas Jasa Keuangan) namely POJK No.4/POJK.03/2015. This study uses a qualitative research method which focuses on interviewing elements of Internal Audit in supervising the implementation of good corporate governance to see how the influence of these elements can prevent fraud. Based on the research conducted, it is proven that good corporate governance can really prevent fraud if it is carried out properly. The function of the SOP (Company Operational Standard) is also important to be a reference in implementing a good corporate governance system. The existence of cases of fraud on the part of the collectors also occurred at BPR Saudarakita because there was no standard reference in carrying out their work. And this responsibility also cannot be separated from the supervision of the board of directors and the board of Peranan Good Corporate Governance (GCG) Untuk Mencegah Risiko Fraud Pada BPR (bank perkredita rakyat) (Studi Kasus Pada BPR Saudarakita Karawang) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia ? Tahun 2021 1 commissioners in monitoring and assessing the performance of BPR. Keyword:Good Corporate Governance,Fraud,BPR, POJK 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta