Abstract :
ABSTRAK
Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan diantaranya kepemilikan
saham. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan manajerial
dan kepemilikan institusional terhadap kinerja keuangan. Variabel independen dalam
penelitian ini adalah kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional.
Sedangkan kinerja keuangan perusahaan sebagai variabel dependen diukur dengan
return on assets (ROA). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur
sektor konsumsi terfokus pada sub sektor makanan & Minuman yang tercatat di
Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2017-2019. Teknik pengambilan sampel
yang digunakan adalah metode purposive sampling yang menghasilkan sampel
sebanyak 16 perusahaan. Jenis data yang dikumpulkan adalah data sekunder.
Penelitian yang dilakukan menggunakan analisis statistik data panel dengan metode
penelitian secara kuantitatif. Untuk melakukan pengujian data, penulis menggunakan
software Eviews 9.0.
Berdasarkan hasil pengujian, kepemilikan manajerial tidak berpengaruh
signifikan terhadap kinerja keuangan. Koefisien yang tidak berpengaruh dapat
diartikan bahwa dengan meningkatnya saham yang dimiliki manajer perusahaan
maka akan menurunkan dan mengurangi kinerja keuangan perusahaan. Berdasarkan
hasil pengujian, kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap
kinerja keuangan. Dikarenakan adanya asimetri informasi antara pemegang saham
dengan manajer sehingga menyebabkan manajer selaku pengelola perusahaan akan
bisa mengendalikan perusahaan. Berdasarkan hasil pengujian, kepemilikan
manajerial dan kepemilikan institusional secara simultan tidak berpengaruh terhadap
kinerja keuangan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel independen
yang digunakan dalam penelitian ini secara bersama-sama tidak berpengaruh
signifikan terhadap variabel dependen.
Kata Kunci : Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional Dan Kinerja
Keuangan Perusahaan
ABSTRACT
Many factors affect financial performance including share ownership. This study
aims to analyze the effect of managerial ownership and institutional ownership on
financial performance. The independent variables in this study are managerial
ownership and institutional ownership. While the company?s financial performance
as the dependent variable is measured by return on assets (ROA). The population in
this study are manufacturing companies in the consumtion sector focused on the
Food & Beverage sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in 2017-
2019. The sampling technique used was purposive sampling method which resulted
in a sample of 16 companies. The type of data collected is secondary data. The
research was conducted using panel data statistical analysis with quantitative
research methods. To test the data, the writer uses Eviews 9.0 software.
Based on the test results, managerial ownership has no significant effect on
financial performance. The coefficient that has no effect can be the interpreted that
with increasing shares owned by company menagers, it will decrease and reduce the
company?s financial performance. Based on the test results, institutional ownership
has no significant effect on financial performance. Due to the asymmetry of
information between shareholders and managers, the manager as the manager of the
company to be able to control the company. Based on the test results, managerial
ownership and institutional ownership simultaneously have no effect on financial
performance. Thus it can be concluded that the independent variables used in this
study together do not have a significant effect on the dependent variable.
Kata Kunci : Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional Dan Kinerja
Keuangan Perusahaan