Abstract :
ABSTRAK
Kepatuhan Wajib Pajak merupakan suatu keadaan dimana Wajib Pajak taat, tunduk, dan patuh serta memenuhi semua kewajiban perpajakan dan melaksanakan hak perpajakannya secara akurat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah
pelayanan fiskus, penerapan e-SPT dan pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada Kantor Pelayan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Cakung Satu.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan menggunakan metode asosiatif. Penelitian ini menggunakan teknik sampel simple random sampling yang dapat diperoleh dengan rumus slovin yaitu 100 responden. Data yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu data primer dan sekunder, data primer yang di dapatkan melalui penyebaran kuesioner yang di isi oleh responden dan data sekunder berupa angka populasi yang didapatkan dari KPP Pratama Jakarta Cakung Satu. Data di analisis dengan menggunakan software IBM SPSS Statistic 24.0. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t dan uji f.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan fiskus dan pengetahuan perpajakan secara parsial berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada KPP Pratama Jakarta Cakung Satu dan penerapan e-SPT secara parsial tidak
berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada KPP Pratama Jakarta Cakung Satu. Sedangkan hasil penelitian secara simultan menunjukan bahawa pelayanan fiskus, penerapan e-SPT dan pengetahuan perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada KPP Pratama Jakarta Cakung Satu.
Kata Kunci : Kepatuhan Wajib Pajak, Pelayanan Fiskus, Penerapan e-SPT, Pengetahuan Perpajakan
ABSTRACT
Taxpayer compliance is a condition in which the taxpayer obedient, submissive, and obedient and fulfill all tax obligations and implement the taxation rights are
accurately. This study aimed to test whether the service tax authorities, implementation of e-SPT and knowledge of taxation on tax compliance Waiter private person at the
Office of Taxation (KPP) Pratama Jakarta Cakung Satu.
This type of research is quantitative and uses associative method. This study uses a sample of simple random sampling techniques that can be obtained with the formula slovin of 100 respondents. The data used in this study are primary and secondary data, primary data is in getting through the deployment of questionnaires filled out by respondents and secondary data such as population figures obtained from KPP
Pratama Jakarta Cakung Satu. Data was analyzed using software IBM SPSS Statistics 24.0. Hypothesis using tes t and test f. The results of this study indicate that fiscal services and tax knowledge partially affect the compliance of individual taxpayers in KPP Pratama Jakarta Cakung Satu and implementation of e-SPT partially not affect the compliance of individual taxpayers in KPP Pratama Jakarta Cakung Satu. While the research results simultaneously show
that fiskus services, implementation of e-SPT and knowledge of taxation affect the compliance of individual taxpayers in KPP Pratama Jakarta Cakung Satu.
Keywords : Taxpayer Compliance, Influence of Fiscal Services, implementation of e-SPT, Tax Knowledge