Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai wajar saham suatu perusahaan subsektor properti konvensional yang masuk dalam indeks LQ 45 melalui perhitungan valuasi saham dengan metode analisis Dividend Discount Model (DDM) dengan pendekatan Nonconstant Growth. Dengan analisis tersebut saham dapat dikategorikan undervalued, overvalued atau fairvalued sehingga dapat diketahui saham perusahaan tersebut apakah layak beli, layak jual, atau harus dipertahankan (hold). Hal ini akan membantu investor dalam pengambilan keputusan investasi saham di Pasar Modal.
Penelitian ini dilakukan dengan strategi studi empiris yang berfokus pada perusahaan subsektor properti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan pada perusahaan subsektor properti dalam kurun lima tahun terakhir yaitu tahun 2015 hingga 2019. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu dokumentasi, yang sebagian besar pengmbilan data dari situs resmi BEI: www.idx.co.id, www.ojk.go.id, www.bi.go.id, www.damodaran.com dan www.yahoo.finance.com. Analisis yang pertama dilakukan adalah analisis kinerja perusahaan melalui rasio keuangan perusahaan. Dilanjutkan dengan melakukan valuasi (penilaian nilai saham).
Hasil penelitian menunjukan bahwa Perusahaan MKPI menduduki peringkat pertama, PPRO kedua, PWON ketiga, DMAS keempat dan GMTD kelima. Hasil penilaian wajar saham PWON adalah undervalue, MKPI overvalue, PPRO overvalue, DMAS undervalue, dan GMTD overvalue. Rekomendasi untuk saham PWON dan DMAS adalah buy, saham MKPI, PPRO, dan GMTD adalah sell.