Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini berangkat dari pemikiran semakin meningkatnya
pemberdayaan kaum dhuafa melalui penyaluran zakat dalam bentuk usaha
produktif. Zakat yang diberikan secara efektif kepada mustahiq akan berperan
sebagai pendukung dalam peningkatan pendapatan usaha bagi mustahiq.
Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana Pengalokasian dan Sasaran
Penyaluran Dana Zakat Produktif Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Mustahiq
dan apakah efektif program pemberdayaan teknisi AC menjadi mandiri.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research), dengan
menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan data primer
yaitu data yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti langsung dari sumber pertama,
adapun cara untuk mendapatkan data primer, yaitu dengan cara meninjau
langsung perusahaan yang menjadi objek penelitian, teknik penelitiannya dengan
cara wawancara, kuisioner dan observasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendayagunaan zakat produktif
yang dilakukan Lazis Astra sangat efektif bagi pemberdayaan ekonomi teknisi
AC. Karena banyak sekali penerima manfaat yang terbantu dalam pemberdayaan
ini, dengan pemberdayaan ini akan banyak lagi menciptakan para teknisi AC
yang baru dan berkurang pengangguran di Indonesia, serta dapat meningkatkan
pendapatan mustahiq karena mampu memberikan usaha baru atau memberi
tambahan modal usaha bagi mustahiq. Para teknisi AC yang sudah mandiri pun
wajib tetap bergabung dengan Lazis Astra supaya membagi ilmu mereka dengan
para teknisi AC yang baru sehingga terus bermanfaat.
Kata Kunci : Mandiri, Peningkatan Pendapatan, Pendayagunaan Zakat
Produktif, Mustahiq.
This research departs from the thought of increasing the empowerment of
the poor through the distribution of zakat in the form of productive business.
Zakat that is given effectively to mustahiq will act as a support in increasing
business income for mustahiq. The formulation of the problem of this research is
how the allocation and target of the distribution of productive zakat funds to the
Mustahiq Economic Empowerment and whether the effective empowerment
program of AC engineers becomes independent. This research uses field
research, using a qualitative approach. This study uses primary data, namely the
data collected by the researcher directly from the first source, as well as ways to
obtain primary data, namely by directly reviewing the company that is the object
of research, the research technique by means of interviews, questionnaires and
observation.
The results of this study indicate that the use of productive zakat by Lazis
Astra is very effective for the economic empowerment of AC technicians.
Because there are so many beneficiaries who are helped in this empowerment,
this empowerment will create more new AC engineers and reduce
unemployment in Indonesia, and can increase mustahiq's income because it is
able to provide new businesses or provide additional business capital for
Mustahiq. The independent AC technicians must also join Lazis Astra to share
their knowledge with the new AC technicians so that they continue to be useful.
Key Words : Independent, Increasing Income, Utilizing Productive Alms,
Mustahiq