Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta
Author
Fauziyyah Syawalani, Haniifah
Subject
Akuntansi Syariah
Datestamp
2022-03-16 02:45:53
Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah pengaruh lintas
keanggotaan dewan pengawas syariah, ukuran dewan pengawas syariah, dan
ukuran perusahaan terhadap pengungkapan kepatuhan syariah pada Perbankan
syariah di Indonesia pada periode 2013-2017.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif pendekatan
kuantitatif, yang diukur dengan menggunakan metode berbasis regresi data panel
dengan Eviews 9. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bank umum syariah
yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2013
sampai dengan tahun 2017.Sampel penelitian diambil secara purposive sampling,
berdasarkan kriteria dari jumlah populasi sebanyak 13 bank syariah, hanya
beberapa yang memenuhi kriteria yaitu berjumlah 10 bank syariah. Data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan
keuangan publikasi tahunan yang diterbitkan oleh bank umum syariah dari situs
resmi tiap-tiap bank. Periode data yang digunakan selama tahun 2013 hingga
tahun 2017. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji parsial (uji t), uji
simultan (uji F) dan uji koefisien determinasi (R2
).
Hasil pengujian membuktikan bahwa secara parsial lintas keanggotaan
dewan pengawas syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan
kepatuhan syariah. Ukuran dewan pengawas syariah berpengaruh positif
signifikan terhadap pengungkapan kepatuhan syariah. Ukuran perusahaan
berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan kepatuhan syariah.
Sedangkan secara simultanmenujukkan bahwa lintas keanggotaan dewan
pengawas syariah, ukuran dewan pengawas syariah, dan ukuran perusahaan
secara bersama-sama berpengaruh terhadap pengungkapan kepatuhan syariah.
Kata Kunci : Dewan pengawas syariah, Ukuran perusahaan, dan Kepatuhan
syariah
ABSTRACT
This study aims to examine whether the effect of cross-Shariah
supervisory board membership, the size of the Shariah supervisory board, and
the size of the company on the disclosure of Shari'ah compliance in Islamic
Banking in Indonesia in the period 2013-2017.
This research uses descriptive research type of quantitative approach,
which is measured using panel data regression method with Eviews 9. The
population in this research are all sharia commercial banks registered and
supervised by the Financial Services Authority in 2013 until 2017. The sample is
taken by purposive sampling, based on the criteria of the total population of 13
sharia banks, only a few who meet the criteria that is amounted to 10 sharia
banks. The data used in this study is secondary data obtained from the annual
publication financial report published by sharia commercial banks from the
official website of each bank. Period of data used during 2013 to 2017.
Hypothesis testing using partial test (t test), simultaneous test (F test) and test of
coefficient of determination (R2
).
The test results prove that partially the membership of the sharia
supervisory board has no significant effect on sharia compliance disclosures. The
size of the sharia supervisory board has a significant positive effect on sharia
compliance disclosures. Company size has a significant positive effect on sharia
compliance disclosures. While simultaneously showing that the cross
membership of the sharia supervisory board, the size of the sharia supervisory
board, and the size of the company together influence the disclosure of sharia
compliance.
Keywords: Sharia Supervisory Board, Company Size, and Sharia Compliance