Abstract :
Penelitian ini betujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem akuntansi bagi hasil
pada sebuah bisnis jasa boga yaitu sebuah restoran khas Minangkabau dalam membangun
intellectual capital dan akad kerjasama al-mudharabah. Penelitian ini sebagian besar
menggunakan data primer yang berasal dari hasil observasi langsung, dan data hasil wawancara
yang mendalam terhadap informan penelitian. Data sekunder dalam penelitian ini yakni laporan
keuangan entitas bisnis. Teknik penyajian data dalam penelitian ini dilakukan dalam tiga aktivitas
yaitu aktivitas data reduction, data display, dan conclusion drawinglverification. Kerangka
pemecahan masalah dalam penelitian ini disajikan dalam suatu alur kerja yang disajikan dalam
bentuk flowchart alur kerja penelitian.
Metode etnometodologi yang digunakan dalam penelitian ini menghasilkan suatu analisis
indeksikalitas dan refleksifitas penelitian, serta akuntabilitas yang merupakan kesimpulan dalam
penelitian ini. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa secara indeksikalitas (1) Kebijakan
penerapan sistem akuntansi bagi hasil telah membangun akad kerjasama antara investor dengan
karyawan. (2) Sistem akuntansi bagi hasil mengungkapkan rasa memiliki karyawan terhadap
entitas bisnis. (3) Penerapan sistem mata dalam melandasi semangat kebersamaan. (4)
Kesejahteraan karyawan dalam sistem akuntansi bagi hasil diungkapkan sebagai rezeki yang
berkah. (5) Loyalitas karyawan yang tercermin dalam nilai kekeluargaan. Sedangkan secara
analisis refleksifitas terungkap bahwa (1) Kebijakan penerapan sistem akuntansi bagi hasil
berlandaskan pada nilai kejujuran dan keadilan (2) Sistem bagi hasil mengungkapkan arti
kesabaran dalam mencari rezeki. (3) Penerapan sistem mata bertujuan untuk memenuhi kebutuhan
karyawan berlandaskan prinsip keadilan. (4) Kesejahteraan karyawan dalam sistem akuntansi bagi
hasil tercermin dalam ketentraman batin yang dirasakan karyawan dalam bekerja. (5) Loyalitas
karyawan terungkap dalam rasa kenyamanan karyawan dalam menjalankan aktivitas pekerjaan
mereka.
Analisis akuntabilitas mengungkapkan bahwa penerapan sistem akuntansi bagi hasil telah
berhasil membangun intellectual capital dan akad kerjasama al-mudharabah sehingga terciptanya
kerjasama saling menguntungkan antara investor dan karyawan, tercapainya kesesuaian dan
keselarasan usaha, berdasarkan prinsip keadilan dan kesetaraan demi menghindari konflik.
Kata Kunci: Sistem Akuntansi Bagi Hasil, Intellectual Capital, Al-Mudharabah, Mata.
This research aims to find out how to apply a profit-sharing accounting system to a boga
service business, a typical Minangkabau restaurant in building intellectual capital and al-
mudharabah cooperation agreements. The study mosily used primary data derived from direct
observations, and in-depth interview data from research informants. The secondary data in this
Study is the financial statements of business entities. The technigue of presenting data in this study
was carried out in three activities, namely data reduction activities, data displays, and conclusion
drawing / verification. The problem-solving framework in this research is presented in a workflow
presented in the form of a flowchart of a research wor/flow.
Ethnometodological methods used in this study resulted in an analysis of the indexicality
and reflexivity of the study, as well as accountability that was the conclusion in this study. The
results of this study explain that indexicality (1) the policy of implementing a profit-sharing
accounting system has built a cooperation agreement between investors and employees. (2) The
profit-sharing accounting system expresses the employee's sense of belonging to the business
entity. (3) The application of the mata system in underlies the spirit of togetherness. (4) The welfare
of employees in the profit-sharing accounting system is expressed as a blessing. (3) Employee
loyalty reflected in family values. While reflective analysis revealed that (1) The policy of
implementing a profit-sharing accounting system based on the value of honesty and fairness (2)
The profit-sharing system reveals the meaning of patience in seeking sustenance. (3) The
application of the mata system aims lo meet ihe needs of employees based on the principle of
Justice. (4) Employee welfare in the profit-sharing accounting system is reflected in the inner peace
Ihat employees feel at work. (3) Employee loyalty is revealed in the employee's sense of comfort in
carrying oul their work activities.
Accountability analysis revealed that the implementation of a profit-sharing accounting
system has succeeded in building intellectual capital and cooperation agreements so that the
creation of mutually beneficial cooperation between investors and employees, the achievement of
conformity and business alignment, based on the principles of justice and eguality in order to
avoid conflict.
Keywords: Profit Sharing Accounting System, Intelle