Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan atau pengaruh variabel profitabilitas dengan proksi (return to asset ratio), sales growth, ukuran perusahaan dan kepemilikan manajerial terhadap tax avoidance dengan proksi (earning tax ratio) pada perusahaan industri pertambangan sub sektor coalmining (batubara) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode tahun 2018
- 2020. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif kausal komparatif dengan pendekatan penelitian kuantitatif yang diukurdengan metode regresi linier berganda dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 25 untuk mengetahui hasil dari penelitian ini.
Populasi pada penelitian ini diambil dari perusahaan industri pertambangan sub sektor coal mining (batubara) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode tahun 2018 ? 2020 dengan jumlah populasi sebanyak 24 perusahaan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini ditentukan dengan metode purposive sampling yaitu dengan memberikan syarat atau kriteria tertentu sehingga diperoleh sebanyak 13 perusahaan dengan jumlah data penelitian sebanyak 39 data sampel. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi yang diperoleh dari website resmi Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independen atau variabel bebas sales growth memiliki pengaruh positif terhadap variabel dependen atau variabel terikat tax avoidance, sedangkan variabel independen atau variabel bebas lainnya yaitu antara lain profitabilitas, ukuran perusahaan, dan kepemilikan manajerial tidak memliki pengaruh terhadap variabel dependen atau variabel terikat tax avoidance pada perusahaan industri pertambangan sub sektor coal mining (batubara) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode tahun 2018 ? 2020.