Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengetahuan Pajak,
Sosialisasi Pajak, dan Modernisasi Sistem Administrasi Perpajakan terhadap
Kepatuhan Pajak UMKM pada masa pandemi Covid-19.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh UMKM di Jakarta Timur. Teknik pengambilan
sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Jumlah
UMKM yang dijadikan sampel ditentukan berdasarkan rumus slovin, dengan
jumlah sampel sebanyak 100 responden. Data yang digunakan dalam penelitian
ini berupa data primer. Teknik pengambilan data menggunakan metode survei
yaitu dengan membagikan kuesioner kepada responden. Metode analisis yang
digunakan adalah analisis regresi linear berganda yang dilakukan dengan bantuan
SPSS versi 26.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Pengetahuan Pajak
berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM. Hal ini menandakan
semakin tinggi pengetahuan wajib pajak, maka wajib pajak dapat menentukan
perilakunya dengan lebih baik dan sesuai dengan ketentuan perpajakan.
Modernisasi sistem administrasi perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan
wajib pajak UMKM. Pengembangan sistem administrasi perpajakan yang
semakin modern membuat pelaporan perpajakan menjadi lebih efisien sehingga
mempermudah wajib pajak dalam menyampaikan administrasi perpajakannya.
Sedangkan Sosialisasi Pajak tidak berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak
UMKM. Hal ini dikarenakan sosialisasi yang dilakukan dirasa belum efektif dan
masih banyak kekurangan untuk dapat mendorong kepatuhan pajak. Secara
simultan Pengetahuan Pajak, Sosialisasi Pajak, dan Modernisasi Sistem
Administrasi Perpajakan berpengaruh terhadap Kepatuhan Pajak UMKM di
Jakarta Timur.
This study aims to determine the effect of Tax Knowledge, Tax
Socialization, and Modernization of the Tax Administration System on MSME
Tax Compliance during the Covid-19 pandemic.
This study uses a quantitative approach. The population in this study were
all MSMEs in East Jakarta. The sampling technique was carried out using
purposive sampling method. The number of MSMEs sampled is determined
based on the slovin formula, with a total sample of 100 respondents. The data
used in this study are primary data. The data collection technique used a survey
method, by distributing questionnaires to respondents. The analytical method
used is multiple linear regression analysis carried out with the help of SPSS
version 26.
The results of this study indicate that partially Tax Knowledge has an effect
on MSME Taxpayer Compliance. This indicates that the higher the knowledge
of the taxpayer, the taxpayer can determine his behavior better and in accordance
with the provisions of taxation. The modernization of the tax administration
system has an effect on MSME taxpayer compliance. The development of an
increasingly modern tax administration system makes tax reporting more
efficient, making it easier for taxpayers to submit their tax administration.
Meanwhile, Tax Socialization has no effect on MSME Taxpayer Compliance.
This is because the socialization carried out is deemed ineffective and there are
still many shortcomings to be able to encourage tax compliance. Simultaneously
Tax Knowledge, Tax Socialization, and Modernization of the Tax
Administration System have an effect on MSME Tax Compliance in East Jakarta.