Abstract :
Praktik perataan laba adalah tindakan yang dilakukan oleh manajemen secara
sengaja untuk menyajikan nilai laba pada laporan keuangan tiap periode agar
terlihat stabil sesuai dengan yang diinginkan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ukuran perusahaan, financial
leverage, profitabilitas, dan dividend payout ratio berpengaruh terhadap praktik
perataan laba pada perusahaan indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-
2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian
ini adalah perusahaan indeks LQ-45 dengan teknik penentuan sampel
menggunakan purposive sampling. Sampel yang terpilih sebanyak 19 perusahaan
melalui kriteria sampel yang telah ditentukan. Pengujian hipotesis menggunakan
analisis regresi logistik, dan data di olah menggunakan bantuan software E-Views
10.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Besarnya koefisien regresi nilai
ukuran perusahaan adalah 0,091 dan nilai signifikasi sebesar 0,022,yang berarti
ukuran perusahaan berpengaruh dan signifikan positif terhadap praktik perataan
laba, 2) besarnya koefisien regresi Financial Leverage yaitu -0,028 dan nilai
signifikansi sebesar 0,042 berarti financial leverage berpengaruh dan signifikan
negatif terhadap praktik perataan laba 3) besarnya koefisien regresi profitabilitas
yaitu 0,138 dan nilai siginifikansi sebesar 0,010, yang berarti profitabilitas
berpengaruh dan signifikan positif terhadap praktik perataan laba, 4) besarnya
koefisien regresi Dividend Payout Ratio yaitu 0,257 dan nilai siginifikansi sebesar
0,767, yang berarti dividend payout ratio tidak berpengaruh terhadap praktik
perataan laba pada perusahaan indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-
2020.