DETAIL DOCUMENT
THEORY OF CONSTRAINT DALAM KINERJA KEUANGAN DAN STRATEGI BISNIS PERUSAHAAN (STUDI KASUS PT. BLUE BIRD TAHUN 2016 - 2019)
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta
Author
Elda, Sagitarius
Subject
H Social Sciences (General) 
Datestamp
2020-07-01 07:49:59 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi theory of coonstraint (TOC) dapat meningkatkan kinerja keuangan dan mempertahankan bisnis perusahaan dengan cara melakukan tahapan-tahapan TOC. Tingkat kepuasan pelanggan pun wajib dipertimbangkan dari strategi perusahaan yang akan dipilih. Penelitian ini dilakukan di perusahaan transportasi industri pertaksian PT. BlueBird dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diambil dengan menyebar kuesioner sebanyak 142 responden dan data sekuder menganalis laporan keuangan yang tersaji di idx.co.id dengan baik sebelum setelah terbentuknya kerjasama Go- BlueBird dengan PT. Karya Anak Bangsa. Peran TOC dalam penelitian ini dilihat dari kinerja keuangan, tingkat kepuasan pelanggan dan mengidentifikasi lingkungan eksternal dalam mengambil strategi untuk menghadapi kendala di saat ini maupun di masa yang akan datang. yang dijadikan sebuah peluang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Sampel ditentukan sampel penelitian dalam penelitian ini yaitu laporan keuangan selama periode tahun 2016-2019. Memilih 1 narasumber internal dari PT. BlueBird yaitu Bapak Steven Sanjaya selaku Assistant Manager Of Public Relations PT. BlueBird. Peneliti juga menggunakan 142 responden untuk menjawab pernyataan dalam bentuk kuesioner untuk meneliti tingkat kepuasan pelanggan. Hasil dalam penelitian ini adalah: 1) dari sisi kinerja keuangan dengan menganalisis rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas, dan rasio profitabilitas kerjasama fitur Go- BlueBird belum berhasil menaikkan secara signifikan pendapatan PT. BlueBird, namun perusahaan masih mampu untuk membiayai kewajibannya, dari rasio profitabilitas perusahaan harus memperbaiki performa kinerja profitabilitas untuk menghindari risiko financial distress, 2) Dari tingkat kepuasan pelanggan perusahaan harus segera meningkatkan inovasi-inovasi yang lebih menarik konsumen maupun pelanggan terutama dari segi promosi harga yang relatif lebih mahal dibandingkan kompetitor, 3) Implementasi TOC yang dilakukan perusahaan berhasil mempertahankan kelangsungan perusahaan hal ini terbukti dari akan dirubahnya sistem argo menjadi fix tarif, hal ini sangat tepat dilakukan karena perusahaan mampu mengadop sistem dari PT. Karya Anak Bangsa dan tidak menutup diri dari perkembangan teknologi yang telah berganti menjadi era digital. 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta