Abstract :
Penelitian ini memiliki beberapa tujuan yakni untuk (1) untuk menjelaskan sejauh manakah kedudukan perempuan dalam realitas masyarakat dewasa ini; (2) untuk menerangkan persoalan terorisme saat ini; (3) untuk menelaah sejauh manakah peran perempuan dalam kelompok atau jaringan teroris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan, yakni metode analisis data sekunder.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Pertama, kedudukan kaum perempuan itu setara dengan kedudukan kaum laki-laki. Akan tetapi, adanya beberapa faktor eksternal menyebabkan lahirnya ketimpangan yang lebih mengagungkan kaum laki-laki dibandingkan kaum perempuan.
Kedua, terorisme merupakan kejahatan luar biasa yang masih eksis sampai saat ini. Dalam perkembangan terkini, Terorisme itu sendiri mengalami berbagai evolusi mulai dari struktur hingga pola setiap aksi yang dilancarkan oleh berbagai aktor teror.
Ketiga, keterlibatan perempuan dalam mendukung pergerakan terorisme merupakan suatu fenomena baru. Hal ini tentu saja mengagetkan sebab pada galibnya kegiatan teror atau kegiatan yang berbau kekerasan tidaklah identik dengan nurani kaum perempuan. Lebih jauh, keterlibatan perempuan dalam kelompok teror ini memiliki beberapa peran khusus, mulai dari pengikut atau pendamping setia, propagandis dan agen perekrutan, dan sebagai fighter atau bomber. Tentunya hal ini dilatar belakangi oleh berbagi faktor. Untuk meminimalisir keterlibatan kaum perempuan dalam dunia teror ini maka perlunya suatu perumusan kembali beberapa konsep yang keliru serta perlunya memberi ruang pemberdayaan yang lebih luas bagi kaum perempuan untuk terlibat dalam berbagai proses deradikalisasi.