Abstract :
Skripsi ini bertujuan untuk (1) menunjukkan peran keluarga dalam
mendampingi remaja guna mengatasi masalah narkoba. (2) mendeskripsikan tentang
siapa itu remaja. (3) menjelaskan alasan-alasan penyalahgunaan narkoba di kalangan
remaja serta menjelaskan akibat dan dampak dari penyalahgunaan narkoba.
Metode yang dipakai dalam skripsi ini adalah metode kualitatif. Dalam metode
ini, penulis menggunakan cara studi kepustakaan. Obyek yang diteliti yaitu peran
keluarga dalam mendampingi remaja guna mengatasi masalah narkoba. Sumber utama
dalam skripsi ini adalah kamus, undang-undang, jurnal, artikel, surat kabar dan bahan
kuliah yang berhubungan dengan persoalan yang diteliti. Sumber sekundernya adalah
dari internet. Teknik pengolahan data dalam skripsi ini berupa analisa data dari sumber
utama dan sekunder, setelah itu ditafsir tanpa menghilangkan makna asli. Langkah
yang digunakan dalam teknik analisa yaitu (1) membaca sumber-sumber dan berusaha
memahami, (2) membaca ulang sumber-sumber dan mulai menafsir, dan (3) mencatat
semua data-data atau skripsi-skripsi yang dianggap penting sesuai dengan judul yang
diangkat.
Berdasarkan hasil studi kepustakaan, disimpulkan bahwa penyalahgunaan
narkoba pada remaja merupakan suatu masalah sosial, yang dampaknya bisa
berpengaruh terhadap banyak orang. Ada dua penyebab remaja menggunakan narkoba
yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal penyebab remaja
menggunakan narkoba yakni adanya rasa ingin tahu, lemahnya kepribadian dan
kurangnya pengetahuan tentang bahaya narkoba. Sedangkan faktor eksternalnya adalah
lingkungan sekolah yang kurang baik, lingkungan masyarakat, pergaulan bebas dan
kehadiran media sosial. Oleh karena itu, dalam masa perkembangan remaja menuju
dewasa diperlukan peran keluarga dalam mengatasi penyalahgunaan narkoba. Adapun
upaya yang dilakukan oleh keluarga ialah berusaha mempelajari masalah narkoba,
mengajarkan anak tentang bahaya narkoba, meningkatkan relasi yang baik dalam
keluarga, memperhatikan alat hiburan dan mendampingi anak dalam menggunakan
internet. Dengan demikian, penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja bisa teratasi.