Institusion
INSTITUT FILSAFAT DAN TEKNOLOGI KREATIF LEDALERO
Author
TUAS, Guido Alvin Clementino
Subject
B Philosophy (General)
Datestamp
2021-09-01 01:11:44
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam bagaimana Nahdlatul Ulama
(NU) sebagai ormas islam terbesar di Indonesia menciptakan kehidupan yang damai dan
toleran di tengah pluralitas bangsa Indonesia dalam wacana tentang Islam Nusantara. Konsep
Islam Nusantara memiliki karakter yang sangat khas, yakni perpaduan antara ajaran Islam
dan budaya Nusantara, dan menjadi aspek penting dalam menciptakan kehidupan yang damai
dan toleran di Indonesia. Wacana Islam Nusantara inilah yang kemudian ditawarkan kepada
dunia sebagai wajah Islam alternatif yang kuat dengan konsep Islam wasathiyah atau Islam
yang moderat. Konsep Islam wasathiyah yang ditawarkan lewat buah pemikiran Azyumardi
Azra sebagai Islam masa depan yang menekankan pentingnya menjaga sikap toleransi antar
umat beragama dan melestarikan budaya sebagai bagian dari mempersatukan perbedaan di
tengah kemajemukan bangsa I ndonesia.
Dalam penulisan karya ilmiah ini, penulis menggunakan metode penelitian
kepustakaan. Penulis menggunakan literatur-literatur yang berkorelasi dengan tema ini.
Berbagai informasi dicari dari buku, kamus, ensiklopedia di perpustakaan, surat kabar, jurnal
ilmiah serta dari video dakwah untuk mendukung penulisan skripsi ini. Informasi yang
diperoleh akan di ramu s edemikian rupa menjadi satu k arya i lmiah.
Sikap radikalisme, intoleran, dan tertutup kepada keberagaman sering dilakukan oleh
segelintir orang yang mengatasnamakan Islam, sebagai dalil untuk merusak persatuan dan
kesatuan NKRI. Hal seperti ini bisa saja terjadi di tengah masyarakat yang mayoritas
penduduknya beragama Islam seperti di Indonesia. Keinginan untuk menjadikan Indonesia
negara dengan syariat Islam juga tidak luput dari keinginan kaum fundamentalis. Dari
sikap-sikap tersebut, NU mencoba menegakkan pentingnya kehidupan yang damai dan
toleran di tengah kemajemukan bangsa Indonesia lewat wacana Islam Nusantara, dengan
menerapkan prinsip c inta akan Tanah air.
Di samping wacana Islam Nusantara yang menjadi kekhasan Islam di Indonesia,
adapun konsep Islam wasathiyah atau moderasi Islam yang merupakan bentuk sikap umat
Islam yang damai, adil, moderat, dan seimbang menjalankan ajaran Islam sesuai dengan adat
kebudayaan yang mengedepankan toleransi, dan sikap terbuka terhadap kebhinekaan. Islam
wasathiyah adalah Islam yang rahmatan lil ' alamin. Sikap moderat seperti ini sudah terlihat
jauh di awal perkembangan Islam masuk ke Nusantara hingga awal terbentuknya NKRI. Di
mana umat Islam dari awal telah terbuka dengan keberagaman yang ada di Nusantara dengan
menerima Pancasila, NKRI, Undang-undang Dasar, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai asas
dasar negara Indonesia, dan menganggap empat pilar kebangsaan tersebut sebagai bentuk
final bangsa Indonesia sesuai dengan syariat I slam.