Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi subjek Raskolnikov, tokoh utama dalam novel Kejahatan dan Hukuman karya Fyodor Dostoevsky dari perspektif transformasi subjek Emmanuel Levinas.
Jenis penelitian yang dipakai adalah hermeneutika atau penafsiran. Objek yang diteliti yakni tokoh Raskolnikov dalam novel Kejahatan dan Hukuman. Penulis menggunakan konsep transfromasi subjek dalam filsafat Emmanuel Levinas sebagai pisau bedah untuk menganalisis tranformasi subjek Raskolnikov. Sumber-sumber data penelitian adalah novel Kejahatan dan Hukuman yang telah diterjemahakan dalam bahasa Indonesia, buku-buku yang membahas novel Kejahatan dan Hukuman, karya-karya asli Emmanuel Levinas yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris, buku kumpulan artikel Levinas, buku-buku tambahan tentang filsafat Emmanuel Levinas, kamus ilmu pengetahuan dan jurnal-jurnal internasional.
Pada tahun 1866, Fyodor Dostoevsky menerbitkan novelnya, “Kejahatan dan Hukumanâ€. Novel ini bercerita tentang pergulatan Raskolnikov setelah melakukan pembunuhan. Raskolnikov yang terpengaruh oleh filsafat modern, melihat pembunuhan ini sebagai tindakan revolusionernya atas ketidakadilan yang terjadi di tengah masyarakat. Selama pergulatan batinnya tersebut, Raskolnikov bertemu beberapa tokoh yang mengubahnya. Peneliti melihat bahwa perubahan yang dialami Raskolnkov membuatnya memiliki dua posisi subjek dalam cerita. Pertama subjek totaliter dan kemudian berubah menjadi subjek kedua yakni subjek etis. Dalam filsafat Emmanuel Levinas, transformasi adalah perubahan kesadaran diri subjek dari totalitas menuju ketakberhinggaan. Totalitas adalah sebuah egologi yang berasal dari kecendrungan filsafat Barat untuk mengandalkan rasio sebagai pusat kebenaran. Sedangkan ketidakberhinggan adalah filsafat kepada Yang Lain. Transformasi subjek terjadi karena perjumpaan etis dengan Yang Lain. Raskolnikov mengalami perjumpaan etis dengan Yang Lain dalam pertemuannya dengan tokoh-tokoh lain dalam novel.