Abstract :
ABSTRAKSI
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh ukuran perusahaan, leverage, likuiditas,
dan laba terhadap pemilihan metode penentuan harga pokok persediaan. Pemilihan
sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Perusahaan yang
memenuhi kriteria pemilihan sampel ada 23 perusahaan yang termasuk sektor industri
barang konsumsi dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Periode pengamatan penelitian
selama 3 tahun (2013-2015), maka jika dijumlahkan perusahaan yang digunakan pada
pengujian regresi logistik ada 69 perusahaan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa
seluruh variabel independen tidak berpengaruh signifikan terhadap pemilihan metode
penentuan harga pokok persediaan. Hal ini dapat terjadi karena beberapa perusahaan yang
memilih metode FIFO (yang jumlah asetnya lebih besar dari sebagian perusahaan yang
menggunakan metode rata-rata) ingin menarik banyak investor, mempunyai relasi
anggota pemerintahan, dan karena metode FIFO menggambarkan keadaan (harga)
sebenarnya dari persediaan perusahaan. Sedangkan perusahaan yang memilih metode
rata-rata (yang jumlah asetnya lebih kecil dari sebagian perusahaan yang memilih metode
FIFO) yang juga termasuk kriteria perusahaan besar ingin mengurangi tekanan pemeritah
dan menghemat beban pajaknya.