Abstract :
Abstraksi
Struktur
perbandingan
modal
antara
adalah
hutang
pembelanjaan
dengan
modal
permanen
sendiri
dimana
mencerminkan
yang digunakan
dalam
perusahaan. Rasio ini dimaksudkan untuk mengukur sampai sejauh mana aktiva
perusahaan dibiayai oleh hutang. Tujuan dari manajemen struktur modal adalah
menggabungkan sumber-sumber dana yang digunakan perusahaan untuk membiayai
operasi. Tujuan dari penelitan yaitu mengetahui pengaruh struktur aktiva, ukuran
perusahaan, profitabilitas, likuiditas dan pertumbuhan asset terhadap struktur modal pada
perusahaan farmasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian korelasi untuk mengetahui hubungan
antara dua variabel yaitu variabel dependen dengan variabel independen melalui
pengujian hipotesis. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor
farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2015. Sampel dipilih
dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang ditentukan sehingga
diperoleh 9 sampel perusahaan farmasi. Metode analisis data menggunakan menggunakan
alat analisis uji regresi berganda yang didahului dengan uji asumsi klasik yang terdiri dari
uji normalitas, uji autokorelasi, uji heterokedastisitas dan uji multikolinearitas. Pengujian
hipotesa dilakukan dengan menggunakan uji F dan Uji t.
Hasil analisis data atau regresi menunjukkan bahwa secara simultan struktur aktiva,
ukuran perusahaan, profitabilitas, likuiditas dan pertumbuhan asset mempengaruhi
struktur modal. secara parsial semua variabel independen berpengaruh signifikan
terhadap struktur modal, tetapi untuk struktur aktiva, ukuran perusahaan, profitabilitas
dan likuiditas pengaruhnya negatif terhadap struktur modal. besarnya koefisien
determinasi adalah sebesar 70,2 persen.