Abstract :
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh buyback stock dan struktur
modal yang di wakili oleh total debt to total capital ratio, total debt to equity
capital ratio, long term debt to equity capital ratio, short term debt to total debt
dan total equity to total debt terhadap harga pasar saham pada perusahaan yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 11 perusahaan yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia dan melakukan aksi buyback stock. Masing-masing
perusahaan diambil datanya selama tiga tahun yaitu pada tahun 2013, 2014 dan
2015. Penulis menggunakan teknik penarikan sampel dengan metode purposive
sampling .
Untuk mengetahui pengaruh variabel buyback stock, total debt to total capital
ratio, total debt to equity capital ratio, long term debt to equity capital ratio, short
term debt to total debt dan total equity to total debt terhadap harga pasar saham
digunakan analisis regresi linier berganda yang dibantu dengan program SPSS
versi 19.
Variabel buyback stock berpengaruh positif signifikan terhadap harga pasar saham
pada perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015,
ditunjukkan dengan Sig (0.000) < ? (0,05) dan koefisien B sebesar 0,604. Debt to
total capital ratio berpengaruh positif tidak signifikan terhadap harga pasar saham
pada perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015,
ditunjukkan dengan Sig (0.783) > ? (0,05) dan koefisien B sebesar 105.366. Total
debt to equity capital ratio berpengaruh positif tidak signifikan terhadap harga
pasar saham pada perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2013-
2015, ditunjukkan dengan (0.227) > ? (0,05) dan koefisien B sebesar 143.108.
Long term debt to equity capital ratio berpengaruh negative tidak signifikan
terhadap harga pasar saham pada perusahaan yang tercatat di Bursa Efek
Indonesia periode 2013-2015, ditunjukkan dengan Sig (0.377) < ? (0,05) dan
koefisien B sebesar -312.564. Short term debt to total debt ratio berpengaruh
negative tidak signifikan terhadap harga pasar saham pada perusahaan yang
tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015, ditunjukkan dengan Sig
(0.296) > ? (0,05) dan koefisien B sebesar -2235.067. Total equity to total debt
ratio berpengaruh negative tidak signifikan terhadap harga pasar saham pada
perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015, ditunjukkan
dengan Sig (0.602) > ? (0,05) dan koefisien B sebesar 187.302. Secara
keseluruhan penelitian ini dapat memberikan bukti bahwa buyback stock
berpengaruh signifikan terhadap harga pasar saham, namun struktur modal
berpengaruh tidak signifikan terhadap harga pasar saham.