Abstract :
ABSTRAKSI
Permasalahan yang sedang dihadapi oleh sebagian perusahaan adalah kesulitan
keuangan (financial distress). Akan tetapi, perusahaan tidak mengetahui dengan detail
kesulitan keuangan yang dihadapinya, seperti penyebab, dampak, dan prediksi kesulitan
keuangan tersebut. Untuk meminimalisir resiko maka masalah tersebut harus segera
diatasi, karena apabila tidak diatasi maka akan menjadi semakin rumit, dan jika terlambat
maka perusahaan akan mengalami Financial Distress.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil prediksi Financial Distress dan
model mana yang lebih baik dalam memprediksi Financial Distress antara model Z-Score
Altman, Springate, dan Zmijewski. Setelah itu, dapat diketahui penyebab serta dampak
yang ditimbulkan sehingga dapat diambil solusi yang tepat. Sampel yang digunakan
adalah 13 perusahaan manufaktur subsektor Food and Beverages yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia periode 2013-2015 sehingga terdapat 39 perusahaan. Dalam penelitian ini
menggunakan metode analisis Z-Score Altman, Springate, dan Zmijewski.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tahun 2013-2015 terdapat 4
perusahaan yang diprediksi Financial Distress pada model Altman Z-Score dan Springate
sedangkan model Zmijewski terdapat 1 perusahaan yang diprediksi Financial Distress
sehingga menjadikan Zmijewski sebagai model yang lebih baik dalam memberikan
prediksi Financial Distress. Hal ini dikarenakan perbedaan perhitungan yang ada dalam
rumus ketiga model tersebut.