Abstract :
ii
ABSTRAKSI
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan penanaman saham
dengan cara trading dan hold. Sehingga dapat dijabarkan seberapa besar
perbedaan yang ada. Perbandingan yang digunakan ini menggunakan sampel
perusahaan yang bergerak pada bidang perbankan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) dan masuk dalam Indeks Sri Kehati periode 2016 ? 2017.
Penelitian ini menggunakan tiga indikator dalam analisis teknikal yaitu Indikator
Moving Average, Indikator Ichimoku Kinko Hyo, dan Indikator Relative Strenght
Indeks. Perbandingan ini dilakukan dengan menganalisis tingkat pengembalian
(return) saham yang dijumlahkan pada akhir periode penelitian setiap perusahaan,
data yang digunakan adalah data harga saham historis atau data masa lampau yang
telah dispublikasikan. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling
dengan total sampel yang didapat sebanyak lima perusahaan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa setiap indikator yang digunakan bisa memiliki sinyal yang
salah, namun dengan adanya indikator pendamping dapat digunakan untuk
melihat apakah sinyal yang dihasilkan benar atau salah. Tingkat akurasi yang baik
adalah jika dalam tiga indikator yang digunakan menunjukkan 3 sinyal yang sama
dan dua sinyal yang sama. Dengan demikian indikator yang dapat digunakan
secara individu adalah Ichimoku Kinko Hyo karena hanya dalam satu indikator
dapat melihat trend yang terjadi dan kuat lemahnya sinyal yang terbentuk pada
periode penelitian. Sehingga didapatkan kesimpulan bahwa dengan trading,
return yang dihasilkan lebih banyak dan indikator yang baik ketika berdiri sendiri
adalah Indikator Ichimoku Kinko Hyo.
Kata Kunci : TRADING, MOVING AVERAGE, RELATIVE STRENGHT
INDEKS, ICHIMOKU KINKO HYO
?Penerapan
Analisis Teknikal Kombinasi Indikator Moving Average, Relative
Strenght Indeks dan Ichimoku Kinko Hyo Dalam Transaksi Jangka Pendek?
Author: Afida Nuraini NPK: K.2013.5.32372