Abstract :
ABSTRAKSI
Perusahaan Daerah Air Minum sebuah perusahaan yang bergerak di sektor jasa air
minum. Penerimaan kas PDAM Kota Probolinggo terdiri dari pembayaran tagihan
air dan pemasangan baru. Pengeluaran kas PDAM Kota Probolinggo adalah dari
pembayaran gaji, pembelian pipa dan retribusi air bawah tanah. Mengingat kas
sangat rentan penggelapan dan penyalahgunaan, maka dibutuhkan sistem
informasi akuntansi dan pengendalian intern yang ketat.
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan
mendeskripsikan dampak sistem akuntansi penerimaan kas dan pengeluaran kas
terhadap pengendalian intern pada PDAM Kota Probolinggo. Berdasarkan hasil
penelitian disimpulkan bahwa PDAM Kota Probolinggo telah menerapkan
akuntansi yang sesuai. Terbukti dengan pemisahan fungsi yang ketat, sistem
otorisasi di setiap transaksi dilakukan oleh bagian-bagian yang terlibat, pencatatan
telah dilakukan dengan benar dengan bukti yang cukup menggunakan sistem
program Billing, dan prosedur jaringan telah dilaksanakan dengan koheren dan
memadai. Tapi masih ada kekurangannya yaitu tidak teliti dalam pencatatan dan
pendistribusian dokumen. Berdasarkan kelemahan yang ditemukan, maka penulis
memberikan saran setiap hari dilakukan pengecekan terhadap laporan dan
kebenarannya serta pengarsipan atau pencatatan dokumen lebih dijaga dan teliti
agar terhindar kehilangan dokumen dan keakuratan dalam penerimaan kas dan
pengeluaran kas.