Abstract :
ABSTRAKSI
Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kecurangan laporan keuangan dengan
menggunakan analisis fraud triangle. Berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Donald
R Cressey (1953) atau biasa disebut Teory Cressey, terdapat tiga kondisi yang selalu
hadir dalam tindakan fraud yaitu pressure atau tekanan, opportunity atau peluang dan
rationalization atau pembenaran yang disebut sebagai fraud triangle. Ketiga kondisi
tersebut merupakan faktor risiko munculnya kecurangan dalam berbagai kondisi. Namun
pada Penelitian ini hanya melakukan analisis menggunakan variabel dari unsur fraud
triangle yaitu pressure dan opportunity. Dan tidak menggunakan variabel dari unsur
Rationalization. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yang terdiri dari masing-
masing unsur tersebut diantaranya adalah Financial stability yang diproksi dengan rasio
perubahan total aset (ACHANGE), financial target yang diproksi dengan Return On
Asset (ROA), nature of industry yang diproksi dengan rasio perubahan dalam piutang
usaha(RECEIVABLE), dan Ineffective Monitoring yang diproksi dengan rasio komisaris
independen (IND) serta Variabel Kecurangan pada laporan keuangan atau financial
statement fraud yang diproksikan dengan earnings management.
Populasi dalam penelitian ini adalah Perusahaan yang terdaftar di JII (Jakarta Islamic
Index) dan yang mempublikasikan laporan tahunannya berturut-turutselama periode
2011-2015.Teknik
pengambilan
sampel
dilakukan
secara
purposive
sampling.Berdasarkan kriteria tersebut terpilih 12 perusahaan yang menjadi sampel
dalam penelitian ini. Analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dan
menggunkan alat bantusoftware SPSS 22.
Hasil atas pengujian dari penelitian ini menunjukkan bahwa Variabel Financial Stability,
financial target, nature of industry berpengaruh positif signifikan terhadap terjadinya
Financial Statement Fraud sedangkan Ineffective Monitoring berpengaruh negatif
signifikan terhadap terjadinya Financial Statement Fraud.
Keywords :FINANCIAL STATEMENT FRAUD, FINANCIAL STABILITY, FINANCIAL
TARGETS, NATURE OF THE INDUSTRY, INEFFECTIVE MONITORING
ii