Abstract :
ABSTRAKSI
Earning management merupakan penyerahan wewenang dari principal kepada agen dalam pengelolaan
dan pengambilan kebijakan perusahaan dapat memperbesar peluang terjadinya pendahuluan kepentingan
yang dilakukan oleh manajer.. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan perilaku
earning management berdasarkan perbedaan pada life cycle dan ukuran perusahaan pada perusahaan
manufaktur sector makanaan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk menguji perbedaan perilaku earning management berdasarkan pada life cycle
(growth,mature,stagnant) dan ukuran perusahaan. Perbedaan perilaku earning management ini
ditunjukkan oleh besarnya earning management di setiap siklus hidup (life cycle) dan ukuran perusahaan.
Perusahaan berukuran kecil dan mungkin belum memilki system pengendalian internal yang canggih
melibatkan lebih banyak earning management, yang diukur dengan accrual discretionary perusahaan di
tahap mature dan stagnant mungkin memiliki system control internal yang lebih canggih daripada
perusahaan pada tahan growth. Sampel penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur sector
makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Periode pengamatandata adalah 5 tahun
(2011-2015). Data penelitian ini menggunakan metode purposive sampling . total sampel penelitian ini
adalah 14 perusahaan. Earning management ditunjukkan oleh besaran accrual discretionary, yang lebih
besar dari nol. Pengklasifikasian life cycle menggunakan pembayaran deviden(DP), pertumbuhan
penjualan(SG), dan umur perusahaan (AGE). ukuran perusahaan berdasarkan total asset. Pada penelitian
ini menunjukkan bahwa perusahaan dalan tahap growth,mature, dan stagnant melakukan earning
management. Penelitian ini juga menunjukka bahwa ditemukan perbedaan perilaku earning management
berdasarkan pada ukuran perusahaan tetapi berdasarkan perbedaan life cycle tidak ditemukan perbedaan.