Abstract :
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi kebangkrutan dengan
menerapkan metode analisis ohlson O-Score dan zmijewski X-Score pada
perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, khususnya di
bidang sub sektor rokok. Jenis penelitiannya menggunakan jenis hubungan kausal.
Desain kausal adalah jenis penelitian yang bertujuan menganalisis hubungan
sebab antara satu variabel dengan variabel yang lain. Penelitian ini menguji
kemampuan rasio keuangan dalam memprediksi kebangkrutan perusahaan. Hasil
analisis model Zmijewski (X-score) terhadap empat perusahaan yang diteliti
diketahui bahwa PT.
Bentoel International Investama Tbk dinyatakan bangkrut, hal ini dikarenakan
perusahaan mempunyai rasio Zmijewski di atas angka 0 (nol) dan tiga perusahaan
lainnya PT. Gudang Garam Tbk, PT. HM. Sampoerna Tbk dan PT. Wismilak Inti
Makmur Tbk dinyatakan sehat. Hasil analisis dengan model Ohlson didapatkan
bahwa perusahaan PT. Bentoel International Investama Tbk berada dalam kondisi
bangkrut, hal ini dikarenakan nilai rasio Y-Score perusahaan berada di atas angka
(0.038) dan empat peusahaan lainnya yaitu PT. Gudang Garam Tbk, PT. HM.
Sampoerna Tbk dan PT. Wismilak Inti Makmur Tbk dinyatakan sehat. Dari hasil
penelitian ini juga diketahui bahwa adanya perbaikan yang dilakukan oleh pihak
manajemen PT. Bentoel International Investama Tbk terhadap kinerja keuangan
perusahaan. Hal ini terlihat diakhir tahun penelitian perusahaan memenuhi kriteria
sehat menurut model Zmijewski dan model Ohlson.