DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI TEORI STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN SYARIAH YANG TERDAFTAR DI ISSI
Total View This Week0
Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malangkucecwara
Author
QOLBIATI, SRI FITRI
Subject
Struktur Modal 
Datestamp
2021-02-10 01:48:36 
Abstract :
2 ABSTAK Kegiatan pendanaan perusahaan merupakan kegiatan yang sangat penting untuk menunjang kesuksesan oprasional perusahaan. Oleh sebab itu, perusahaan perlu mempertimbangkan besaran perpaduan pengadaan modal yang bersumber dari internal (modal sendiri) dan eksternal (hutang) agar didapati struktur modal yang optimal. Pada umumnya, pemberian hutang akan disertai dengan penambahan biaya yang dikenal dengan istilah bunga pinjaman. Perusahaan yang berprinsipkan syariat islam, pemberian hutang dengan bunga pinjaman adalah haram hukumnya. Oleh karena, adanya ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia) yang konstituennya adalah keseluruhan saham syariah tercatat di BEI dan terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES), memberikan jaminan kehalalan invesatsi bagi investor yang memegang syariat islam. Mengingat banyaknya faktor yang mempengaruhi struktur modal, maka penelitian ini meneliti implementasi teori struktur modal, melalui keterkaitan profitabilitas, tangibility assets, growth opportunity, dan firm size terhadap financial leverage pada perusahaan pertanian syariah yang terdaftar di ISSI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perusahaan sektor pertanian mengacu pada teori struktur modal model MM (modligani dan Miller) yang lebih banyak penggunaan hutang dalam struktur modalnya atau Pecking Order Teory yang lebih mengutamakan modal internal dalam struktur modalnya atau Trade-off Teory yang mengkombinasi kemanfaatan penggunaan hutang dengan biaya pengguaan hutang. Sampel penelitian terdiri dari 10 emiten syariah sektor pertanian, dengan teknik pengambilan sampel model purposive sampling, teknik pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Pengujian dilakukan selama 3 tahun sehingga jumlah sampel (n) sebanyak 30 data observasi. Analisis data menggunakan SPSS yang terlebih dahulu harus lolos uji asumsi klasik yang terdiri dari uji multikoleniaritas, uji autokorelasi, uji heteroskedastisitas dan uji normalitas. Selanjutnya hipotesis diuji dengan uji secara parsial (uji t) dan intrepretasi model. Hasil uji asumsi klasik, data menunjukkan bebas dari kesemua syarat uji asumsi klasik. Uji secara parsial menunjukkan hanya variabel growth opportunity yang mempengaruhi financial leverage, sedangkan profitabilitas, tangibility assets,dan firm size berpengaruh tidak signifikan terhadap financial leverage. Untuk hasil regresi secara bersama-sama variabel menunjukkan hasil tidak sig terhadap financial leverage. Besarnya uji derajat determinasi (adjusted R square) sebesar -0,075 yang mengartikan bahwa 7,5% variabel dependen dipengaruhi oleh variabel independen. Sebesar 92,5% financial leverage dijelaskan oleh variabel lain atau sebab lain diluar penelitian ini. Hasil akhir menyimpulkan bahwa perusahaan sektor pertanian lebih sesuai dengan Trade-off Teory, dimana perusahaan perlu menyeimbangkan antara kemanfaatan penggunaan hutang sebagai bentuk penghematan pajak dengan biaya penggunaan pajak. Kata Kunci : Teori Struktur modal, Profitabilitas, tangibility assets, growth opportunity, firm size dan financial leverage. ?IMPLEMENTASI TEORI STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN SYARIAH YANG TERDAFTAR DI ISSI? Author: Sri Fitri Qolbiati NPK: K.2013.5.32468 
Institution Info

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malangkucecwara