Abstract :
2
ABSTAK
Kegiatan pendanaan perusahaan merupakan kegiatan yang sangat penting untuk
menunjang kesuksesan oprasional perusahaan. Oleh sebab itu, perusahaan perlu
mempertimbangkan besaran perpaduan pengadaan modal yang bersumber dari internal
(modal sendiri) dan eksternal (hutang) agar didapati struktur modal yang optimal. Pada
umumnya, pemberian hutang akan disertai dengan penambahan biaya yang dikenal
dengan istilah bunga pinjaman. Perusahaan yang berprinsipkan syariat islam, pemberian
hutang dengan bunga pinjaman adalah haram hukumnya. Oleh karena, adanya ISSI
(Indeks Saham Syariah Indonesia) yang konstituennya adalah keseluruhan saham
syariah tercatat di BEI dan terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES), memberikan
jaminan kehalalan invesatsi bagi investor yang memegang syariat islam.
Mengingat banyaknya faktor yang mempengaruhi struktur modal, maka
penelitian ini meneliti implementasi teori struktur modal, melalui keterkaitan
profitabilitas, tangibility assets, growth opportunity, dan firm size terhadap financial
leverage pada perusahaan pertanian syariah yang terdaftar di ISSI. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui perusahaan sektor pertanian mengacu pada teori struktur modal
model MM (modligani dan Miller) yang lebih banyak penggunaan hutang dalam
struktur modalnya atau Pecking Order Teory yang lebih mengutamakan modal internal
dalam struktur modalnya atau Trade-off Teory yang mengkombinasi kemanfaatan
penggunaan hutang dengan biaya pengguaan hutang.
Sampel penelitian terdiri dari 10 emiten syariah sektor pertanian, dengan teknik
pengambilan sampel model purposive sampling, teknik pengambilan sampel
berdasarkan kriteria tertentu. Pengujian dilakukan selama 3 tahun sehingga jumlah
sampel (n) sebanyak 30 data observasi. Analisis data menggunakan SPSS yang terlebih
dahulu harus lolos uji asumsi klasik yang terdiri dari uji multikoleniaritas, uji
autokorelasi, uji heteroskedastisitas dan uji normalitas. Selanjutnya hipotesis diuji
dengan uji secara parsial (uji t) dan intrepretasi model.
Hasil uji asumsi klasik, data menunjukkan bebas dari kesemua syarat uji asumsi
klasik. Uji secara parsial menunjukkan hanya variabel growth opportunity yang
mempengaruhi financial leverage, sedangkan profitabilitas, tangibility assets,dan firm
size berpengaruh tidak signifikan terhadap financial leverage. Untuk hasil regresi secara
bersama-sama variabel menunjukkan hasil tidak sig terhadap financial leverage.
Besarnya uji derajat determinasi (adjusted R square) sebesar -0,075 yang mengartikan
bahwa 7,5% variabel dependen dipengaruhi oleh variabel independen. Sebesar 92,5%
financial leverage dijelaskan oleh variabel lain atau sebab lain diluar penelitian ini.
Hasil akhir menyimpulkan bahwa perusahaan sektor pertanian lebih sesuai dengan
Trade-off Teory, dimana perusahaan perlu menyeimbangkan antara kemanfaatan
penggunaan hutang sebagai bentuk penghematan pajak dengan biaya penggunaan pajak.
Kata Kunci : Teori Struktur modal, Profitabilitas, tangibility assets, growth opportunity,
firm size dan financial leverage.
?IMPLEMENTASI TEORI STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN SEKTOR
PERTANIAN SYARIAH YANG TERDAFTAR DI ISSI?
Author: Sri Fitri Qolbiati NPK: K.2013.5.32468