Abstract :
Abstraksi
Karya Grafika Indonesia merupakan perusahaan percetakan, dalam produksinya perusahaan
ini menerapkan sitem make to order. Karya Grafika Indonesia yang bergerak di bidang
percetakan ini, dalam proses produksinya dikhususkan pada percetakan kemasan rokok.
Seiring dengan perkembangan zaman dan majunya teknologi pada saat ini Karya Grafika
Indonesia selalu berusaha untuk mengelola perusahaan dengan baik sehingga dapat
meningkatkan daya saing agar perusahaan dapat bertahan dan berkembang. Salah satu faktor
penting dalam keseimbangan usaha adalah produktivitas.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat produktivitas, serta untuk mendapatkan
perbaikan produktivitas. Metode yang digunakan untuk pengukuran produktivitas adalah
metode Objective Matrix (OMAX) dengan kriteria bahan baku, hari kerja, tenaga kerja dan
jam kerja mesin. Metode pembobotan yang digunakan adalah metode Analitic Hierarchy
Process (AHP).
Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, maka didapatkan bahwa tingkat
Indeks produktivitas tertinggi yang dicapai selama periode pengukuran terdapat pada
periode Desember 2016 sebesar 43,177% dan indeks produktivitas terendah dicapai
percetakan Karya grafika Indonesia terdapat pada periode Juni 2016 sebesar -
56,639%. Tingkat produktivitas parsial tertinggi untuk kriteria bahan baku yang
dicapai perusahaan berada pada periode April sedangkan produktivitas terendah
berada pada periode Januari, Februari, Mei dan Juli 2016. Tingkat produktivitas
parsial tertinggi untuk kriteria hari kerja yang dicapai perusahaan berada pada periode
Februari dan periode Mei 2016, sedangkan produktivitas terendah berada pada
periode Juni dan Agustus 2016. Tingkat produktivitas parsial tertinggi untuk kriteria
tenaga kerja yang dicapai perusahaan berada pada periode Januari dan Desember
2016, sedangkan produktivitas terendah berada pada periode Juli 2016. Tingkat
produktivitas parsial tertinggi untuk kriteria jam kerja mesin yang dicapai perusahaan
berada pada periode Februari, Mei Juli dan Desember, sedangkan produktivitas
terendah berada pada periode Juni dan Agustus 2016.
Perbaikan yang harus dilakukan perusahaan agar mencapai produktivitas yang
optimal yaitu dalam pemanfaatan bahan baku selalu melakukan pengontrolan,
perbaikan dalam perawatan mesin dengan manajemen perawatan mesin secara
berkala dan meningkatkan tingkat ketelitian tenaga kerja dengan cara menerapkan
sistem yang jelas dan memberikan tenaga kerja tanggung jawab terhadap satu proses
dalam proses produksi. Selain itu penting supervisor untuk melakukan pengawasan
rutin terhadap lantai produksi.
Kata Kunci : Produktivitas, Objective Matrix (OMAX), Analitic Hierarchy Process
(AHP)
ii
?ANALISIS PRODUKTIVITAS MENGGUNAKAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX)
PADA KARYA GRAFIKA INDONESIA?
Author: Nia Fitri Arianti NPK: K.2013.5.32507Abstract
Karya Grafika Indonesia is a printing company, in its production this company apply
make to order system. Karya Grafika Indonesia engaged in printing, in the production
process is specialized in printing cigarette packaging. Along with the times and the
advancement of technology at this time Karya Grafika Indonesia always strives to
manage the company well so that it can improve the competitiveness so that
companies can survive and develop. One important factor in business balance is
productivity.
Research aims to determine the level of productivity, as well as to obtain
improvement productivity. The method used for productivity measurement is the
Objective Matrix (OMAX) method with the criteria of raw materials, working days,
labor and machine work hours. The weighting method used is the Analytic Hierarchy
Process (AHP) method.
Based on calculations that have been done, it is found that the highest productivity
index level achieved during the measurement period is in the period of December
2016 of 43.177% and the lowest productivity index achieved printing Indonesian
graphic work is in the period June 2016 of -56,639%. The highest partial productivity
level for the raw material criterion achieved by the company was in April period
while lowest productivity was in January, February, May and July 2016. The highest
partial productivity rate for the criteria of the business day reached by the company
was in February and May 2016 period, while the lowest productivity was in the
period of June and August 2016. The highest partial productivity level for labor
criterion achieved by the company was in January and December 2016 period, while
the lowest productivity was in July 2016. The highest partial productivity level for the
criteria of machine work hours achieved the company is in the period February, May
July and December, while the lowest productivity is in the period June and August
2016.
Improvements that must be done by the company in order to achieve optimal
productivity that is in the utilization of raw materials always do the control,
improvement in m