Abstract :
Penerapan experiential marketing di Kafe Dasarasa merupakan bentuk
penilaian sikap konsumen atas pengalaman yang dirasakan serta manfaat yang di
dapatkan dari Kafe Dasarasa. Sosial media marketing yang diterapkan di Kafe
Dasarasa merupakan persepsi konsumen terhadap media sosial yang digunakan
Kafe Dasarasa dalam membangun daya ingat, pengakuan, serta tindakan untuk
bisnis. Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat tanggapan konsumen Kafe
Dasarasa atas experiential marketing dan sosial media marketing yang telah
diterapkan oleh Kafe Dasarasa, guna mengetahui pengaruhnya terhadap minat beli
ulang.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, metode analasis data
menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Sampel yang
digunakan dalam penelitian ini berjumlah 100. Skala pengukuran menggunakan
skala likert, metode pengumpula data dilakukan dengan cara kuisioner. Data diolah
menggunakan SPSS.
Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa penerapan experiential
marketing dan sosial media marketing di Kafe Dasarasa sudah diterapkan dengan
baik. Hal ini terlihat dari tanggapan positif responden untuk setiap indikator dari
variabel experiential marketing dan sosial media marketing. Minat beli ulang
konsumen Kafe Dasarasa berdasarkan hasil analisis statistik dipengaruhi oleh
variabel experiential marketing dan sosial media marketing sebesar 50,1% dan
sisanya sebesar 49,9% dipengaruhi oleh faktor lain.
Kata kunci : Experiential Marketing, Sosial Media Marketing, Minat Beli
Ulang