Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem pengendalian internal persediaan obat obatan pada perusahaan umum daerah aneka usaha seger unit apotek seger 1 dengan menggunakan empat indikator unsur pengendalian internal yang meliputi: struktur organisasi, sistem otorisasi, praktek yang sehat dan karyawan yang mutunya sesuai tanggung jawabnya. jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dokumentasi dan study kepustakaan data sekunder yang digunakan adalah dokumen resmi apotek. Teknik analisa data dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem pengendalian internal persediaan obat obatan pada perusahaan umum daerah aneka usaha seger unit apotek seger 1 berjalan kurang maksimal dikarenakan ada beberapa unsur unsur pengendalian internal yang belum diterapkan antara lain, sering terjadi miss komunikasi admin penjualan dan admin gudang, tidak adanya pemeriksaan mendadak, tidak adanya perputaran jabatan, keharusan pengambilan cuti bagi karyawan dan tidak adanya pembentukan unit organisasi untuk mengecek keefektifan sistem pengendalian internal.
Kata kunci : pengendalian intenal, persediaan obat obatan.