Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara langsung fraud triangle (pressure,
opportunity, rationalization) terhadap kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini terdiri dari
delapan variabel independen. Variabel pressure terdiri dari empat indikator (financial stability,
external pressure, personal financial need, financial target). Variabel opportunity terdiri dari tiga
indikator (nature of industry, ineffective monitoring, organizational structure). Variabel
rationalization dengan satu indikator (audit opinion). Penelitian ini menggunakan manajemen laba
untuk mengukur potensi kecurangan laporan keuangan. Populasi penelitian ini adalah seluruh
perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020. Penelitian
ini menggunakan metode purposive sampling dan berdasarkan kriteria tersebut diperoleh sampel
sebanyak 10 perusahaan. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan metode SEM-PLS melalui
software WarpPLS 7.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pressure dengan indikator financial
stability, external pressure, personal financial need, financial target terbukti berpengaruh positif
signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Sedangkan Opportunity dengan indikator nature
of industry, ineffective monitoring, organizational structure serta Rationalization dengan indikator
audit opinion tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan.
Kata Kunci : Fraud Triangle, Pressure, Opportunity, Rationalization, Kecurangan Laporan
Keuangan