Abstract :
Penerapan konservatisme akuntansi dan asas kekeluargaan pada KPRI Dhaya
Harta Jombang serta dampaknya terhadap Sisa Hasil Usaha yang diperoleh
koperasi, yaitu dengan melihat apakah ada pengakuan lebih pada biaya serta adanya
prinsip asas koperasi serta sikap kehati-hatian terhadap berbagai resiko yang akan
mengakibatkan bertambahnya cadangan umum pada koperasi.
Untuk menjawab permasalahan tersebut dalam penelitian ini menggunakan
metode pendekatan kualitatif. Dalam mengumpulkan data menggunakan
wawancara, studi pustaka, dan studi dokumentasi. Pengumpulan data dalam
penelitian ini dilakukan dengan cara turun langsung ke lokasi penelitian dan
didukung dengan beberapa data yang dibutuhkan untuk memenuhi penelitian ini.
Konservatisme akuntansi merupakan prinsip kehati-hatian terhadap
ketidakpastian dimasa yang akan datang, yang direalisasikan dengan pengakuan
lebih pada biaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa KPRI Dhaya Harta
Jombang belum sepenuhnya menerapkan konservatisme akuntansi karena ada
beberapa bagian yang tidak sesuai dengan teori konservatisme akuntansi yang mana
pada KPRI Dhaya Harta Jombang beban tidak diakui secepat mungkin dengan itu
maka laba yang dihasilkan akan menjadi besar. Di sisi lain dalam pengakuan
pendapatan KPRI Dhaya Harta Jombang sudah didukung dengan bukti real sebelum
melakukan pencatatan pendapatan.
Implikasi konservatisme akuntansi yang mengakibatkan tingginya sikap
kehati-hatian terhadap resiko yang akan terjadi. Sehingga koperasi diharuskan
membentuk jumlah cadangan yang di peroleh dari SHU untuk menutupi kerugian
yang dibebankan pada koperasi. Serta kerjasama dan jumlah partisipasi pengurus
dan anggota memiliki dampak yang besar terhadap kemajuan koperasi dan SHU
yang akan diperoleh koperasi.
Kata kunci : Konservatisme akuntansi, Asas Kekeluargaan dan Sisa Hasil
Usaha