Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tax planning (perencanaan
pajak), ukuran perusahaan, Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap
manajemen laba pada perusahaan manufaktur sub sector makanan dan minuman
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 14
perusahaan manufaktur sub sector makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia tahun 2019-2021. Metode analisis data yang digunakan adalah uji
asumsi klasik, uji regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tax planning tidak berpengaruh terhadap manajemen laba
karena manajemen laba yang dilakukan cenderung karena kepentingan
manajemen bukan karena tax planning yang menjadi kepentingan pemilik
perusahaan, ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba
karena perusahaan besar akan lebih berhati-hati dalam melaporkan laporan
keuangan secara akurat sebab akan lebih diperhatikan oleh masyarakat, CSR
berpengaruh negative terhadap manajemen laba karena semakinitinggi intensitas
CSR, makaiakanidapatimenurunkan praktik maenajemen laba. Untuk peneliti
selanjutnya, sebaiknya menambahkan variabal lain yang dapat mempangaruhi
manajement laba seperti GCG maupun variabelilainnya.
Kata Kunci : Tax Planning, Ukuran Perusahaan, Corporate Social
Responsibility (CSR), Manajemen Laba