Abstract :
Financial Distress yaitu suatu tahap penurunan kondisi keuangan yang terjadi sebelum timbulnya kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pengaruh adanya likuiditas, leverage, operating capacity dan good corporate governance terhadap financial distress perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian menggunakan analisis deskritif kuantitatif dengan model regresi linier berganda. Metode pengambilan sampel penelitian ini adalah purpose sampling dengan menggunakan data dari 45 sampel penelitian.
Hasil analisis dari penelitian ini menyatakan bahwa rasio likuiditas dan operating capacity berpengaruh terhadap financial distress perusahaan sektor property dan real estate pada tahun 2013 sampai 2017. Sedangakan leverage dan good corporate governance tidak berpengaruh terhadap financial distress pada perusahaan sektor property dan real estate pada tahun 2013 sampai 2017. Namun secara bersama sama atau simultan likuiditas, leverage, operating capacity dan good corporate governance berpengaruh terhadap financial distress perusahaan sektor property dan real estate tahun 2013 sampai 2017.
Kata Kunci : Likuiditas, Leverage, Operating Capacity, Good Corporate Governance dan Financial Distress.