Abstract :
Tenaga kesehatan memiliki peran penting di organisasi yang bergerak di bidang layanan kesehatan seperti Rumah Sakit. Kehilangan perawat di rumah sakit menjadi masalah serius yang harus dihindari karena terjadinya turnover menjadi kerugian terbesar organisasi sebab biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Fenomena turnover intention pada perawat terjadi karena beberapa faktor. Beberapa faktor turnover intention yaitu burnout yang dirasakan oleh perawat itu sendiri dan lingkungan kerja non fisik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS 26. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu variabel Burnout (X1) mampu meningkatkan turnover intention perawat Rumah Sakit Unipdu Medika Jombang. Dan, variabel Lingkungan Kerja non-fisik (X2) mampu meningkatkan turnover intention perawat Rumah Sakit Unipdu Medika Jombang.
Kata Kunci: Keinginan berpindah, kelelahan, lingkungan kerja non-fisik