Abstract :
Penelitian ini dilakukan pada perusahaan food and beverage periode
2014-2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh Cash
holding (CH), profitabilitas (ROA), ukuran perusahaan (size), likuiditas (CR),
pertumbuhan penjualan (PP) terhadap Struktur Modal pada perusahaan food
and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif. Sampel penelitian
diperoleh dengan metode purposive sampling, yaitu pemilihan sampel yang telah
ditentukan sendiri dengan kriteria tertentu . Berdasarkan metode purposive
sampling didapatkansebanyak 48 sampel dari 12 perusahaanfood and beverage
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2017. Model analisis yang
digunakan adalah analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Cash holding berpengaruh positif
terhadap struktur modal, karena kas yang tinggi maka pembiayaan tinggi,2)
profitabilitas tidak berpengaruh terhadap struktur modal, karena tingkat profit yang
tinggi atau rendah tidak mempengaruhi struktur modal, 3) ukuran perusahaan tidak
berpengaruh terhadap struktur modal,karena perusahaan tidak mampu mengelola
hutang dengan optimal, 4) likuiditas berpengaruh negatif terhadap struktur modal,
karena perusahaan mempunyai likuid yang tinggi, 5) pertumbuhan penjualan
berpengaruh negatif terhadapstruktur modal, karena semakin tinggi pertumbuhan
penjualan maka penggunaan hutang semakin kecil.
Kata kunci: Cash holding, kinerja keuangan, ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan, struktur modal